Social Distancing Ala Anak Cihuy di PT.Lentera Bumi Nusantara

oleh -160 views
example banner

OPINI Oleh | Muhammad Ilham Manishe

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa Coronavirus adalah suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia[1].Di Prancis salah satu ibu kota di dunia yang terkena virus Corona semakin Mengganas.Otoritas Kesehatan Prancis melaporkan pada Senin (2/11/2020) mencatat rekor kasus baru positif Corona sebanyak 52.500 kasus dalam 24 jam waktu setempat.

Dikutip dari Laman Reuters,Rekor kasus baru Virus Corona yang terjadi pada tanggal 25 Oktober 2020 melaporkan ada 52.000 kasus. Di Indonesia, berdasarkan data dari kementrian kesehatan sampai tanggal 26 Oktober 2020 kasus positif corona telah mencapai angka 392 ribu jiwa.

Penyebaran ini sudah terjadi hampir diseluruh wilayah nusantara.Perlu penanganan cepat dari Pemerintah dan masyarakat untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19.Dengan wilayah Indonesia yang luas membuat penanganan khusus Covid-19 sedikit terhambat dalam pengiriman alat penunjang kesehatan karena jarak yang cukup jauh dan jadwal pengiriman yang terbatas.

Dokter Vito A.Damay salah satu dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DAN Junior Doctor Network (JDN) Indonesia menyatakan bahwa orang yang masih berusa muda tidaklah kebal terhadap serangan Virus COVID -19 Ini.

“Pada Faktanya Adalah orang-orang yang banyak terkenda dampak dari virus COVID-19 justru orang-orang yang usianya masih tergolong masa produktif.Karena mereka yang banyak dan sering berinteraksi dengan orang-orang di luar rumah ,”Kata Vito dari Graha BNPB,Jakarta beberapa waktu lalu,ditulis Jumat (28/9/2020).

Vito mengatakan ,banyak orang yang sudah terlalu asyik bicara dan berinteraksi dengan mereka yang ada di sekitarnya saat berkegiatan di luar rumah dan terkadang sering lupa akan protokol kesehatan dan melepaskan masker atau tidak memakai masker sama sekali ketika sedang berinteraksi dengan siapapun dan dimanapun.

“Sehingga orang orang yang tergolong dalam masa usia produktif,orang-orang yang masih berusia relative masih muda,masih usia antara 20 – an sampai 30 – an tahun,mereka yang justru banyak tekenda dampak dari infeksi massal virus Covid-10 ini,”Kata Vito yang merupakan salah satu dokter spesialis jantung dan pembuluh darah tersebut.

BACA..  Mahasiswa KKN Kelompok 358 Sosialisasi Cara Pencegahan Covid-19 Kepada Masyarakat

Pada hari pertama penerapan Status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta ,Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pesan kepada seluruh Masyarakat Indonesia Terkait Covid-19 melalui rekaman Videonya.

Dalam pesan yang disampaikan tersebut,Jokowi menyampaikan bahwa pada saat ini sudah ada lebih 209 negara di dunia,termasuk Negara Indonesia sedang menghadapi Tantangan yang sangat berat terhadap dampak wabah pandemic Virus Corona atau Covid-19.

“Masa yang berat bagi kehidupan kita,bahkan pandemi corona ini membawa kesedihan bagi sebagian orang dan kesulitan bagi banyak orang.Dan kita semua mengalami perubahan besar dalam kehidupan kita sehari-hari,” .Kata Jokowi ,Jumat (10/4/2020).

Dalam kesempatan tersebut,Jokowi juga menyamoaikan penghargaan,apresiasi dan terima kasih kepada semua dokter,perawat dan seluruh tenaga medis yang telah berjuang di garis depan hingga saat ini.

Dan juga memberikan apresiasi kepada TNI,Polri dan parea relawan yang telah menjalankan peran penting tanpa pamrih.Karena mereka telah bekerja dan melaksanakan tugas di luar rumah untuk seluruh masyarakat Indonesia.

“Atas nama masyarakat dan Negara ,saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya. Karena apa yang Bapak,Ibu dan Saudara lakukan merupakan pengorbanan yang sangat luar biasa,”Ujar Jokowi.

Tak lupa,Presiden Jokowi juga ingin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah memilih untuk tetap tinggal di rumah.Karena Dengan berada di dalam rumah,maka semua masyarakat Indonesia telah ikut berupaya memutuskan mata rantai Penyebaran Covid -19.

“Artinya telah menyelamatkan banyak keluarga dari virus ini,karena hanya dengan cara kebersamaan ini kita akan dapat mengatasinya,”Terang Jokowi.

BACA..  Dandim 0103/Aceh Utara Buka Perkemahan Pramuka Saka Wira Kartika

PT Lentera Bumi Nusantara Ikut andil dalam memutuskan Rantai Virus Covid-19

PT.Lentera Bumi Nusantara merupakan tempat Penelitian pengembangan teknologi dan Pengembangan pembangkit Listrik Tenaga Angin yang didirikan oleh salah satu putra terbaik bangsa yaitu Ricky Elson yang latar belakangnya ikut mempelopori pengembangkan mobil listrik pertama di Indonesia yang dulunya menempuh pendidikan tinggi teknologi di Negara Jepang ,kemudian bekerja di sebuah perusahaan di negeri sakura itu.Selama 14 tahun di sana,Ricky Elson telah menemukan belasan teknologi motor penggerak listrik yang sudah di patenkan di Jepang.

Dan sekarang memilih untuk mengabdi pada negeri ini dengan berternak dan bertani serta membuka PT.Lentera Bumi Nusantara sebagai tempat penelitian dan pengembangan PLTB dan mobil listrik dan juga sebagai tempat mentrasferkan ilmu-ilmunya kepada seluruh mahasiswa di nusantara yang datang belajar ketempat ini yang berada di pesisir pantai selatan tepatnya di desa Ciheras Kabupaten Tasikmalaya ,Provinsi Jawa Barat yang membuat tempat ini sering di datangi berbagai mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia .

Ciheras University, atau biasa disingkat Cihuy, merupakan sebuah sarana bagi Lentera Bumi Nusantara untuk berbagi ilmu dan transfer teknologi pada anak muda dari seluruh Indonesia. Tak hanya itu, Ciheras University juga menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk belajar, bertemu dengan sesama, berkolaborasi, dan meredefinisikan diri untuk dapat Membangun Diri, dan Membangun Negeri.

Karena saat ini digalakkan “Pysical/Social Distacing “ untuk mencegah penularan virus Pada masa-masa seperti ini kesehatan tubuh adalah pertahanan terbaik untuk melawan penyakit.

Untuk membangun daya tahan tubuh tidaklah perlu mahal-mahal ,tapi bias dengan cara sederhana,seperti cara-cara anak Cihuy berikut :

1. Jaga asupan protein,vitamin dan mineral dengan makan daging,telur ,temper dan sayuran yang bersih.

2. Minum suplemen multivitamin&mineral atau kosumsi teh kelor yang di produksi sendiri oleh Lentera Bumi Nusantara yang kaya akan vitamin E dan mineral.Penelitian IPB DAN UI mengisyaratkan daun kelor baik untuk tubuh melawan virus Covid-19.

BACA..  Dandim 0103/Aceh Utara Buka Perkemahan Pramuka Saka Wira Kartika

3. Mengimbangi dengan aktivitas fisik yang proposional dengan melakukan kegiatan disini seperti berkebun,member pakan ternak,bertukang,outdoor games,senam pagi,bola pantai sampai bermain volley.

Semua aktivitas fisik di atas akan menambah daya bugar pada tubuh kita tapi kita juga bisa sesuaikan dengan aktivitas di rumah dengan workout yang bisa dilakukan agar kita selalu bergerak dan bekeringat.
Salah satu cara memutuskan mata rantai Covid-19 disini untuk setiap yang datang berkunjung ke tempat ini adalah dengan cara mengikuti protokol kesehatan seperti mencuci tangan setelah menyentuh benda atau setelah kembali dari luar seperti ke minimartket atau ATM, memakai hand sanitezer,mandi setiap hari,mengganti dan mencuci pakaian,Olahraga bersama seperti bermain volley dan bola pantai setiap hari pada pukul 4 sore ,memakai masker untuk mahasiswa yang baru datang selama 2 minggu,dan tidak di izinkan nongkrong di luar site Lentera Bumi Nusantara.

Mahasiswa yang sedang kerja praktek atau berkunjung di sini diminta untuk ikut berperan aktif dalam memutuskan mata rantai Virus Covid-19 yang melanda di berbagai belahan dunia bahkan berbagai wilayah di Indonesia dengan harapan dari Bapak Ricky Elson selaku pimpinan PT.Lentera Bumi Nusantara “Kita ikuti semua protokol kesehatan yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah ,semoga dengan wabah ini menyadarkan kita untuk tetap menjaga kebersihan dan secepatnya bias di selesaikan”. Kata Ricky Elson di sela-sela brifing pagi bersama mahasiswa.(*).

Penulis | Muhammad Ilham Manishe, Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Malikussaleh. Mengikuti Program KKN Penulisan Karya Pengabdian (KKN – PKP) di Bawah Bimbingan dyosen Pembimbing Lapangan Anwar Puteh, S. E.,M.E.