Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Satpol PP dan WH Bireuen Gelar Sosialisasi Qanun Jinayah

oleh

Bireuen (AD) Masalah qanun jinayah sepertinya masyarakat masih kurang memahami tentang arti qanun tersebut, untuk itu Satpol PP dan WH Kabupaten Bireuen melaksanakan sosialisasi qanun jinayah bagi perangkat gampong di Kecamatan Jeumpa, Bireuen yang digelar di Aula Dinkes setempat, Rabu (11/8).

Sosialisasi yang dibuka Kasatpol PP dan WH Kabupaten Bireuen, Chairullah Abed, SE diikuti setidaknya 100 peserta dari seluruh desa dalam Kecamatan Jeumpa, mengikuti dengan tekun acara tersebut. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Camat Jeumpa, Ery Seprinaldi, SSTP, S.Sos, M.Si, unsur Forkompincam serta dua pemateri dari Satpol PP dan WH Propinsi Aceh, Marzuki, S.Ag, MH dan Sarwadi, SP, M.Si

Kasatpol PP dan WH dalam arahannya, mengemukakan pelaksanaan Syariat Islam di Aceh diatur secara legal formal dalam UU No 44 tahun 1999 tentang penyelengaraan Keistimewaan Propinsi Daerah Keistimewaan Aceh dan UU Nomor 11 tahun 2006 tentang pemerintahan Aceh. Ke dua undang tersebut menjadi dasar kuat bagi Aceh menjalankan syariat Islam secara menyeluruh (Kafah).”Hal ini membuktikan, bahwa Syariat Islam adalah bagian dari kebijakan Negara yang diberlakukan di Aceh,” ujar Chairullah Abed yg akrab disapa ” Chaidir Abed “

Sehingga, ujar Chairullah, pada tanggal 22 Oktober 2014 Gubernur Aceh mensahkan Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang jinayat, yang disebutnya banyak pihak belum memahami dengan benar, hakikat hukum jinayah yang tujuannya penghukuman dan kemaslahatan yang ingin diwujudkan dengan penegakan hukum jinayah.”Hukum Jinayah merupakan jalan utama untuk melindungi masyarakat Aceh dari berbagai perbuatan maksiat yang melanggar ajaran Allah SWT dan Rasullullah SAW sebagaimana yang tertera dalam Alquran dan Al Hadish,” tutur Kasatpol PP dan WH Kabupaten Bireuen.

Camat Jeumpa, Ery Seprinaldi mengemukakan jika masih banyak warga masyarakat banyak yang belum mengerti tentang hakikat dari pada hukum jinayah. Maka, dengan adanya sosialisasi yang dilaksanakan Satpol PP dan WH Kabupaten Bireuen, tentunya menjadi ajang untuk dapat memahami tentang hukum jinayah.” Manfaatkan kesempatan ini, untuk bertanya kepada kepada pemateri jika ada hal-hal yang tidak dimengerti, apalagi dua pemateri yang dihadirkan panitia, merupakan orang yang mumpuni di bidangnya, dan orang yang ikut menyusun qanun tersebut, “ujar Ery Seprinaldi

Pihaknya, menyatakan ucapan terima kasih kepada Kasatpol PP dan WH Kabupaten Bireuen yang telah menghadirkan acara sosialisasi UU No 6 tahun tahun 2014 tentang Jinayat. Betapa tidak, acara ini sebenarnya, sudah lama ditunggu-tunggu dan baru kali ini terlaksana di Kecamatan Jeumpa. Sehingga berulang kali Ia, berpesan kepada warganya itu untuk tidak sungkan sungkan bertanya kepada ke dua pemateri tersebut, yang ia sebut sangat mumpuni di bidang tugasnya.”Nyoe Ureng yang iku menyusun qanun jinayah,” paparnya.

Sementara sebelumnya dalam laporan panitia Lidiawati, SH dalam laporannya mengatakan, kegiatan Qanun Aceh No 6 tahun 2014 tentang qanun jinayah bagi perangkat gampong tahun ini dilaksanakan di 12 kecamatan, sekolah SMA sederajat. “Mengingat sosialisasi qanun jinayah ini, sangatlah penting bagi perangkat gampong, maka untuk pemateri kami hadirkan yang sudah familiar, sederhana dan mudah dipahami saat penyampaian,” sebut Lidiawati, SH yang juga Kabid Perudang undangan di Satpol PP Dan WH Kabupaten Bireuen.(Maimun Mirdaz).