MTQ Tingkat Kabupaten Bireuen Berlangsung Siang Hari

oleh -107 views

Bireuen (AD) – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Bireuen di rencanakan digelar seusai Hari Raya Idul Adha dan dipastikan berlangsung siang hari, kata Kadis Syariat Islam Kabupaten Bireuen, Anwar kepada media ini, Rabu (9/6).

Kadis Syariat Islam menyebutkan, menyusul MTQ tingkat Kabupaten Bireuen yang segera berlangsung, pihaknya akan berembuk dengan Bupati Bireuen dengan terlebih dahulu rapat dengan panitia inti maupun rapat teknis baru kemudian ditentukan jadwalnya. Begitupun pihaknya meng-ancang-ancang akan melaksanakan seusai lebaran haji, atau empat hari setelah lebaran haji. Namun, berkaitan dengan MTQ dimaksud terlebih dahulu akan mengundang dulu Kapolres Bireuen serta Dandim Bireuen mengingat MTQ kali ini, dilaksanakan dalam masa Pandemi covic 19. “Dengan format begini, bisa enggak, bisa enggak dilakukan,” ucapnya Anwar.

BACA..  Matulessy: Pasal RUU KUHP Perlu Dikaji Secara Mendalam

Ia mengatakan, ia telah menghubungi Banda Aceh, terkait input terakhir peserta MTQ, pada 1 September 2021. Jadi untuk MTQ kabupaten masih bisa di laksanakan mulai sekarang sampai Agustus 2021.

BACA..  LPPNRI Soroti Lampu Penerangan Jalan di Aceh Besar

Namun, dalam MTQ kali ini, tidak adanya kegiatan malam serta tidak tidak akan terjadi penumpukan orang pada MTQ kabupaten, mengingat penonton hanya bisa mengunakan daring, yang pihaknya akan bekerjasama dengan media elektronik, dan MTQ itupun berlangsung siang hari. “Peserta tidak bisa mengunakan daring, karena umumnya mereka berasal dari kampung-kampung,” kupas Anwar.

Dikatakan, panitia tidak menyediakan penginapan dan hanya menyediakan mobil angkutan yang diserahkan kepada camat masing-masing untuk membawa dan mengantar pulang peserta ke kecamatannya masing=masing, bagi peserta yang tampil hari itu,

Namun Yang menjadi kendala pihaknya, pada acara pembukaan hanya boleh dihadiri 30 orang, sedangkan camatnya saja, mencapai 17 orang, belum lagi panitia, dan offial yang tentu saja melebihi 30 orang.” Tapi, kita tetap menonjolkan Protokol Kesehatan yang ketat nantinya,” tandas Anwar yang didampingi Kadis Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, M Diah, S.Ag.(Maimun Mirdaz).