Calon Kandidat Ketua Kadin Aceh Wajib Setor 1 Miliar, Cek Mada: Jika Ragu Jangan Ikut

oleh -118 views

Banda Aceh (ADC)- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh, akan menggelar kegiatan Musyawarah provinsi (Musprov) ke VI yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 hingga 20 Juni mendatang. Pada gelar Musprov tersebut, juga akan dilaksanakan pemilihan calon ketua Kadin Aceh yang baru.

“Untuk pemilihan ketua baru ini, semua kandidat yang akan bertarung diwajibkan menyetor uang sebesar Rp.1.000.000.000 (Satu Milliar),” kata ketua Steering Committee (SC) Muprov Kadin Aceh, Muhammad Mada atau yang juga akrab disapa Cek Mada kepada media ini, Selasa 11 Juni 2019 di Banda Aceh.

Cek Mada menjelaskan, dana sebesar Rp 1 millar itu, merupakan dana kontribusi atau partisipasi setiap calon kandidat yang akan maju bertarung pada pemilihan ketua Kadin Aceh ini.

“Dana sebesar itu, diperuntukan bagi kepentingan pelaksanaan Musprov itu sendiri. Jika ada calon kandidat yang ragu dengan setoran kontribusi sebesar itu, ya lebih baik tidak usah ikut serta dalam bursa pencalonan ketua Kadin Aceh ini,” tegas Muhammad Mada.

Ia juga menjelaskan, dana yang telah disetorkan, tidak dapat dikembalikan apabila kandidat tidak terpilih sebagai ketua dalam pertarungan nanti. Dana tersebut, sifatnya hangus apabila tidak terpilih, uang kontribusi itu juga masuk ke rekening Kadin Aceh untuk kebutuhan operasional Kadin periode ke depan.

Selain itu, ia juga menyebutkan, penetapan dana partisipasi ini telah diatur dalam aturan Kadin. Syarat bagi para calon kandidat ketua Kadin, dianya harus aktif sebagai anggota biasa dan pernah menjadi pengurus di Kadin serta aktif sebagai anggota luar biasa.

“Kita menginginkan, calon ketua Kadin yang memang betul betul serius serta mempunyai misi untuk memajukan dunia usaha di Aceh,” ujar Cek Mada yang turut diamini para anggota SC dan OC lainnya.

BACA..  Buka Rapat, Ketua DPRA: Dinamika Dalam Pembahasan Jadi Referensi

Menjelang masa penutupan pendaftaran, hanya satu calon kandidat yang telah mendaftarkan diri yaitu, Said Isa yang juga merupakan mantan Ketua kadin Aceh Barat.

Lebih lanjut, Cek Mada menambahkan, kalau mau buat yang terbaik untuk kadin, ya harus dari awal. Jadi setiap calon harus mengikuti apa yang dikehendaki oleh forum bersama di KADIN Aceh ini.

“Lagian, itu bukan merupakan keputusan pribadi dirinya, persyaratan untuk menyetor uang Rp.1 milyar tersebut, juga dilakukan secara transparan dan tidak ada yang ditutup tutupi, dan uang itu wajib disetorkan ke rekening Kadin Aceh bukan kerekening panitia SC atau ketua Kadin,” tutup Cek Mada. (Ahmad Fadil)