Satpol PP Bireuen Luluh Lantakkan Saluran Irigasi Tak Berizin

oleh -3 Dilihat

BIREUEN (AD) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bireuen memulai aksinya seusai Lebaran tahun ini, dengan meluluhlantakkan bangunan di atas saluran irigasi di kawasan Geulanggang, Gampong Cureh, Rabu, (10/5), karena dinilai lama di biarkan pemiliknya.

Seperti Diamati media ini, terlihat sejumlah pekerja dari instansi terkait, tampak dengan mengunakan bor listrik mulai merontokkan bangunan diatas saluran irigasi yang telah lama dibiarkan pemiliknya, dimana membiarkan Kawasan itu tertutup bangunan tersebut. Tidak mengherankan jika pekerjaan pengeboran itu membutuhkan waktu yang lama untuk dinetralisir seperti semula.

BACA..  Menteri AHY: Ini Kesempatan Ceritakan Kesuksesan Indonesia di Bidang Pertanahan

Hal lain yang menghambat pengeboran lantai semen sebagai penutup saluran irigasi di kawasan jalan Pasar Induk cureh, karena ketiadaan alat berat seperti tersedianya Becho untuk meluluhlantakkan, karena lokasi yang dinilai rawan meruntuhkan bangunan-bangunan lain. “Terpaksa mengunakan rekan kerja untuk bisa mengebor lantai penutup saluran tersebut,” ucap sumber media inI.

BACA..  Menteri AHY: Perlu Solusi Bersama Atasi Kelangkaan Air Bersih

Kasatpol PP dan WH Kabupaten Bireuen, Chairullah, SE kepada media ini mengatakan, bangunan yang diluluhlantakkan, memang sudah direncanakan sudah lama, mengingat pemiliknya yang memanfaatkan areanya untuk jalan masuk ke tokonya lama di beri tahu. “Tapi sampai saat ini, tidak ada perubahan dan masih membiarkan lokasi tersebut tertutup landasan semen,” ujarnya.

BACA..  Menteri AHY: Ini Kesempatan Ceritakan Kesuksesan Indonesia di Bidang Pertanahan

Disinggung ada tidaknya protes dari pemilik toko dengan menetralisir areal tersebut, diakui Chairullah tidak sampai menimbulkan protes oleh pemiliknya, yang pada dasarnya sudah mengetahuinya sudah lama, yang artinya mereka salah. “Akhirnya kita yang bekerja meluluhlantakkan bangunan diatas saluran irigasi. Semua bangunan tersebut tidak memiliki izin oleh pemiliknya,” tanggap Chairullah Abed, SE.(Maimun Mirdaz).