Didampingi Bupati Aceh Jaya, Nova: Kapal Ini Milik Kita

oleh -69 views
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi Bupati Aceh Jaya, T Irfan
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi Bupati Aceh Jaya, T Irfan sedang memberikan keterangan pers. Foto: Ist

example banner

CALANG (AD) – Keberangkatan perdana KMP Aceh Hebat 1 menuju Pelabuhan Kolok, Pulau Simeulue disambut antusias oleh penumpang yang memang telah lama menantikan jasa penyeberangan dengan kapal baru itu. Sebagai bukti konkret, Kapten kapal mengatakan, lebih dari 60 persen manifest kapal yang berangkat dari Pelabuhan Calang itu terisi.

“Alhamdulillah antusiasme penumpang terhitung tinggi. Lebih dari 60 persen dari kapasitas yang ada terisi,” kata Muhammad Noer, kapten KMP Aceh Hebat 1, Selasa 9/3, sesaat jelang kapal bergerak menuju Simeulue.

Keberangkatan KMP Aceh Hebat 1 dilepas langsung oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Hadir juga Sekda Aceh, Taqwallah, Bupati Aceh Jaya T. Irfan TB, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Harry Muhammad Adhi Caksono, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi, Kepala BPKA, Bustami, Inspektur Aceh, Zulkifli dan Kepala Biro Humas Setda Aceh, Muhammad Iswanto serta jajaran SKPK Aceh Jaya dan warga sekitar.

Senada dengan kapten kapal, Nova mengatakan antusiasme masyarakat untuk menggunakan transportasi milik masyarakat Aceh itu terbilang tinggi. Di mana, saat pandemi saja, lebih dari 60 persen kapasitas kapal terisi, termasuk kendaraan yang terisi di dek bawah nyaris penuh.

BACA..  LKPJ Gubernur Aceh 2020: Penghasilan Besar Belanja Kurang

“Dengan publikasi dan sosialisasi kawan-kawan (wartawan), orang sudah mengenal rute penyeberangan ini. Saat covid berlalu, mudah-mudahan bisa 100 persen,” kata Nova.

Orang nomor satu Aceh itu, juga berpesan agar pihak ASDP sebagai operator yang mengoperasikan kapal tersebut, bisa merawat kapal dengan baik. Kepada penumpang, Nova berpesan untuk selalu disiplin, khususnya tidak membuang sampah sembarangan di kapal.

Kondisi itu berkaca pada armada penyeberangan Ulee lheue-Sabang, dimana Gubernur Nova masih mendapati ketidakdisiplinan penumpang dalam membuang sampah. Karena hal itu dikhawatirkan bisa membuat saluran-saluran yang didesain di kapal menjadi macet.

“Kapal ini milik kita. Kita harus disiplin terutama dalam hal membuang sampah. Jika tidak, akan sulit operator untuk merawatnya,” tandas Nova.

Ia berharap dalam waktu dekat operator kapal bisa menyediakan protap bagi penumpang, dengan demikian, penumpang bisa menerapkannya selama dalam pelayaran dari dan ke Pulau Simeulue tersebut.

Sementara itu, Dewi, salah satu penumpang kapal mengaku, keberadaan KMP Aceh Hebat yang melayari Calang dan Simeulue pada tiap hari pulang pergi, sangatlah membantu. Dengan demikian, armada laut yang melayani penumpang semakin banyak serta makin representatif.

BACA..  Bendahara SMSI Aceh Meninggal Dunia, Firdaus: Kami Turut Berduka Cita

“Alhamdulillah, kami orang pulau juga mendapatkan fasilitas penyeberangan yang baik dan luxury, seperti saudara kami di daratan,” katanya dengan wajah berbinar.

Sapa Penumpang Kapal

Sebelum prosesi penglepasan KMP Aceh Hebat, Gubernur Nova dan rombongan terlebih dahulu menyapa para penumpang.

Nova menanyakan kenyamanan penumpang yang naik KMP Aceh Hebat 1. Ayu, salah satu penumpang yang ditanyai Nova mengaku senang dan nyaman naik kapal baru milik rakyat Aceh itu. “Nyaman pak, alhamdulillah. Bisa tidur,” kata dia.

KMP Aceh Hebat 1, memang didesain untuk pelayaran jarak jauh. Di mana tersedia tempat tidur bagi penumpang. Dengan demikian masyarakat yang memanfaatkan pelayaran ke sana menjadi nyaman.

Nova berharap para penumpang bisa nyaman selama perjalanan. “Sama-sama berdoa semoga pelayaran ini berjalan lancar,” kata dia.
ASDP selaku operator kapal mematok tarif Rp 45 ribu hingga Rp76 ribu per penumpang untuk rute Calang-Sinabang yang ditempuh sekitar 12 jam. Sementara tarif kendaraan bervariasi, mulai dari Rp 42 ribu (sepeda motor), dan kendaraan golongan VIII (kendaraan bermotor berupa mobil barang/truk tronton/tangki, kendaraan alat berat dan kereta penarik berikut gandengan dengan ukuran lebih dari 12 meter) dikenakan tarif Rp.6.449.000.

BACA..  Kegiatan Posyandu di Masa Pandemi Covid-19

Sebelumnya Kapal Ferry KMP Aceh Hebat 1 telah melakukan uji sandar ke Pelabuhan Kolok Sinabang pada awal Februari lalu. Saat itu, Gubernur ikut langsung perjalanan selama 12 jam tersebut.

Kapal Aceh Hebat 1 ini merupakan satu dari tiga kapal Ferry Ro-Ro (roll on roll off) yang dipesan dari tiga galangan berbeda sejak Oktober 2019 lalu. Dan kapal ini merupakan yang terbesar, karena jarak tempuhnya juga jauh.

Ada beberapa keistimewaan yang disebut dimiliki Kapal Ferry Aceh Hebat 1 ini. Selain ukurannya yang besar— panjang 70 meter dan lebar 15 meter—fasilitasnya juga lengkap sehingga mampu menghadirkan sarana transportasi laut yang nyaman bagi masyarakat. Kapal itu juga disebut mampu mengangkut 250 penumpang dan 33 unit kendaraan campuran.[ril]