Mawardi Ali : Kelompok Aceh Besar Satu, Tidak Boleh Ada Kelompok Jantho atau Lambaro

oleh -80 views
Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, menyaksikan Penandatangan berita acara pelantikan dan fakta integritas, dalam acara pelantikan pejabat baru, di Aula Setdakab Aceh Besar, Kamis (08/03/2018). [Q]

Aceh Besar (ADC) – Sesungguhnya mutasi dalam lingkup sebuah organisasi atau pemerintahan adalah sesuatu hal yang lazim dilakukan dan sesuatu hal yang biasa-biasa saja, tujuannya adalah untuk meningkatkan semangat supaya ada fresh terhadap pemerintahan yang baru. Hal ini disampaikan Bupati Aceh Besar, Ir. Mawardi Ali dalam acara pelantikan 154 pejabat, di Aula Setdakab Aceh Besar, Kamis (08/03/2018)

“Itu juga harus ada rotasi supaya ada semangat baru,” kata Mawardi

Dia menyebutkan, para pejabat yang dilantik tersebut adalah orang-orang yang dipilih, berdasarkan perlibatan jabatan dan golongan, berdasarkan pertimbangan profesionalisme, berdasarkan perkembangan terhadap kompetensi sesorang dan loyalitas terhadap pekerjaannya.

“Maka, yang dilantik hari ini adalah orang-orang yang dipilih, yang menurut hemat kami bisa membawa Aceh Besar ini lebih hebat kedepan,” ujarnya.

Bupati berpesan, ketika ditempatkan di jabatan yang baru, agar membenahi organisasi dimana ditempatkan dan manfaatkan seluruh pegawai negeri maupun orang-orang yang ada dalam organisasi, untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Selanjutnya, Mawardi juga berpesan, untuk menegakkan kedisplinan, sebab, menurutnya, kedisiplinan selama ini di aceh besar dinilai sangat jauh.

“Karena beberapa kantor yang kami inpeksi secara mendadak ternyata gak ada orang dan tidak ada kedisiplinan,” pungkasnya.

BACA..  Natalius Pigai: Jakarta Harus Memahami Daerah Konflik

Dikatannnya, setelah pelantikan ini, pemerintah aceh besar beserta serta seluruh perangkatnya, akan membenahikan terhadap kedisiplinan pegawai yaitu dengan elektronik kinerja.

“Karenanya, kami berharap marilah kita bekerja dengan sungguh-sungguh, dan menjaga profesionalitas kerja,” lanjut Mawardi.

Dalam kesempatan itu, Buati Mawardi mengingatkan kepada seluruh masyarakat, para pegawai dan pejabat pemerintah Aceh Besar, untuk tidak membentuk kelompok-kelompok.

“Dan ingatlah, ingat ya, yang dimana tidak boleh ada kelompok kelompok, walaupun saudara diminta siapa saja untuk menduduki jabatan ini, tidak boleh membentuk kelompok, yang ada satu kelompok yaitu, kelompok aceh besar satu, tidak boleh ada kelompok jantho atau lambaro, tidak boleh,” tegasnya.

BACA..  BPKS Gelar Rapat Dengan Dewan Pengawas Yang Baru

Kemudian, lanjut mawardi, kepada seluruh pejabat, jangan coba-coba buat kecurangan dan tindakan terhadap pelanggaran apa lagi korupsi, selanjtunya, kepada pejabat yang dilantik untuk mengingat sumpah jabatan dan menjalankannya dengan baik dan seksama.

“Kalaupun saudara tidak mengucap sumpah yang dibacakan, karena saudara berada dalam kelompok ini, maka saudarasudah bersumpah dan ingatlah sumpah itu harus dijalani dengan baik,” tutup Mawardi. [Q]