Ketua Umum PDA: Banyak Eks Kombatan GAM Gabung Ke Irwandi Sebab Pang Limong Mereka Tak Komit Jika Menang

oleh -91 views

 

ABDYA| AP– Juru Kampanye Pasangan Irwandi-Nova, Muhibusabri AW mengatakan, merapatnya mantan kombatan GAM ke pasangan tersebut lantaran panglima mereka tak komit membangun Aceh.

Hal ini disampaikan Muhibusabri saat tampil di panggung kampanye pasangan itu di Lapangan Guhang, Blangpidie, Jumat, (10/2/2017).

Ketua Partai Damai Aceh itu juga menyindir seorang kandidat yang baru-baru ini melempar pernyataan bahwa Aceh akan perang lagi jika mereka tak terpilih.

“Ada yang ngancam ingin perang lagi, tapi tentara perang Aceh sudah turun semua dari gunung, dengan siapa dia mau perang?” kata Muhibusabri.

Itulah sebabnya, kata Muhib, masyarakat Abdya dan Aceh pada umumnya jangan lagi mau ditipu dengan cara-cara intimidasi dan teror.

“Cukup sudah ditipu dengan janji manis tapi palsu selama lima tahun ini,” katanya.

Muhibusabri meyakini, para kombatan GAM di Aceh sesungguhnya berharap kepada panglimanya untuk mensejahterakan Aceh. “Panglima yang sebenarnya. Bukan Pang Limong,” katanya.

Muhib juga sempat menanyakan kepada salah seorang eks kombatan GAM yang hadir di panggung itu. “Apa alasan Anda mengangkat senjata dulu?” tanya Muhib.

“Untuk kesejahteraan Aceh. Begitu juga kami turun gunung atas janji kesejahteraan,” jawab eks kombatan itu.

Ini artinya, kata Muhibusabri, pang limong mereka tak komit membangun Aceh. “Para eks kombatan GAM gabung ke Irwandi Yusuf karena panglimanya tidak komit membangun Aceh,” kata Muhib.

Muhib menghimbau, jika menjelang hari H nanti ada yang mengetok-ngetok pintu rumah di malam hari dan mengancam, “Jika tidak pilih, kami akan berperang lagi”, warga tak perlu takut.

“Buka pintu, tendang dia dua belas pas,” katanya.

Muhib menyakini masyarakat Abdya bukan masyarakat penakut. “Orang Abdya ini adalah pemberani. Silakan berbeda pilihan bupati, tapi untuk provinsi pilih Irwandi,” katanya.

Menurut Muhibusabri, dengan memilih Irwandi, maka Aceh akan memiliki pemimpin yang peduli rakyat. “Insya Allah, kita juga akan memiliki pemimpin tidak berkhianat kepada rakyat,” katanya.

Namun, jika Irwandi Yusuf kelak tidak komitmen dengan janji-janjinya, kata Muhib, maka sebagai ketua Partai Damai Aceh, Muhib adalah orang pertama yang akan melawan gubernur Aceh itu.

“Begitu juga dengan bupati. Apabila mengangkangi masyarakat Abdya, maka saya akan perintahkan partai saya untuk menghajar bupati itu,” katanya.(Beritakini)