Seratusan Buruh SP3 Dari 19 Perusahaan Kecam Menaker dan Gubernur Aceh

oleh -115 views

Laporan | Zulherman

KUALASIMPANG (AD) – Seratusan buruh dari Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (SP3) dari 19 perusahaan perkebunan di Aceh Tamiang kembali berunjuk rasa di halaman  gedung kantor DPRK Aceh Tamiang, Aceh. Senin 9 November 2020.

Para buruh yang melakukan demonstran itu; mengecam sikap Menteri Tenaga Kerja dan Gubernur Aceh yang mengeluarkan Surat Edaran tentang tidak adanya kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada tahun 2021 mendatang.

Didepan Ketua DPRK Aceh Tamiang Supriyanto dan Wakil Ketua Fadlon dan Muhammad Nur. Menuntut agar kenaikan gaji yang selama ini belum sesuai UMP dan UMR di Negara kesatuan  RI ini.

Demikian tegas seorang orator dari kaum buruh Herry, kepada Ketua dan Wakil ketua DPRK setempat. Kaum menyampaikan aspirasinya melalui DPRK Aceh Tamiang untuk menindaklanjugi pernyataan mereka.

Keinginan kaum buruh tersebut; langsung disambut oleh Ketua DPRK Suprianto siap mendukung penuh untuk kesejahtraan Buruh di Aceh Tamiang  bahkan telah merekomdasikan tentang  penolakan UU Omnibus Law beberapa waktu  lalu.

Serta sikap Gubernur Aceh yang tidak menaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2021, me mengingat Peraturan Pemerintah Nomor 78 2015 tentang  upah tenaga kerja sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi dan keadaan saat ini.

Massa demonstran juga  mengingatkan agar dalam setiap mengambil kebijakan, pemerintah lebih memperhatikan nasib rakyat, terlebih di masa krisis pandemi Covid-19.

Selain mengecam Menaker dan Gubernur Aceh yang tidak menaikan UMP pada tahun 2021, massa juga menyatakan sikap menolak UU Cipta Kerja (Omnibus Law) yang telah disahkan Presiden Jokowi.

Massa yang didominasi pekerja perkebunan ini tetap bersikeras UU Ciptaker lebih mengutamakan kepentingan pemilik modal dibanding nasib pekerja. “Dengan tegas kami menolak Undang-undang Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan,” kata Herry.

Bupati Aceh Tamiang yang diwakili oleh Muhammad Zein menyampaikan pada buruh di tahun 2021 gaji UMK akan dinaikan.

Dilansir atjehdaily.id, aksi tersebut dilakukan dengan damai tanpa ada anarkis, aksi demo juga dikawal oleh ratusan petugas personil Polres dan Satpol PP Aceh Tamiang .()