Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

DPD II Partai Golkar Aceh Utara Mengunjungi Dusun Terisolir

oleh -6 views
Sekum DPD II Partai Golkar Aceh Utara Hendra Sufriadi,SE saat menyerahkan peralatan sekolah kepada siswa PAUD Sejumput Asa di dusun Sarah Raja, Gampong Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara.

Lhoksukon (AD) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar), mengunjungi Dusun Sarah Raja. Dusun Raja merupakan dusun terisolir yang ada di Gampong Lubok Pusaka, Aceh Utara, Jum’at (8/10).

“Kunjungan tersebut berdasarkan mandat yang diberikan oleh DPD I Partai Golkar Provinsi ke DPD II Partai Golkar Aceh Utara,” kata Hendra Suriadi,SE anggota DPRK Kabupaten Aceh Utara dapil 6 dan juga Sekretaris Umum (Sekum) DPD II Partai Golkar.

Kedatangan pihaknya ke dusun Sarah Raja untuk langsung melihat kondisi masyarakat adat yang ada di dusun tersebut dengan menggunakan perahu lebih kurang 1 jam perjalanan.

Lanjut Hendra, sangat memprihatinkan kehidupan masyarakat yang ada di dusun terisolir tersebut, “perhatian kita yang pertama tentang pendidikan, di sana tidak ada sekolah dasar, yang ada hanya sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sejumput Asa, lebih kurang 12 orang siswa. Nah selesai sekolah PAUD kemanakah mereka melanjutkan pendidikan lagi,” ucapnya Hendra.

Hendra menyebutkan tentang program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI Tentang Merdeka Belajar. Ada enggak Merdeka Belajar bagi anak-anak yang ada di dusun Sarah Raja, tanyak Hendra, ia menambahkan, hari ini Negara Indonesia sudah 76 Tahun Merdeka, anak-anak di sana tidak mendapat pendidikan yang sesuai dengan bunyi Pasal 31 UUD 1945.

BACA..  Lanal Sabang Terus Upayakan Untuk Menghentikan Penyebaran Covid-19

Dirinya menyebutkan, di pasal 31 UUD 1945 Amandemen.

Ayat (1). Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan.

Ayat (2). Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.

Ayat (3). Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang.

Ayat (4). Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.

Ayat (5). Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.

“Kalau kayak gini kan tidak sesuai dengan bunyi Pasal 31 yang tertuang dalam UUD 1945, dimana anak-anak di sana tidak bisa lagi menempuh pendidikan kejenjang selanjutnya,” ungkapnya Hendra.

TIM DPD II Partai Golkar Aceh Utara berfoto bersama siswa PAUD Sejumput Asa
didalam gedung berukuran 4×5 lebih kurang dan didampingi oleh Camat, Keuchik, Kadus, dan Bu Guru.

 

BACA..  UPTD Balai Tekkomdik Gelar Workshop Penyusunan Media Pembelajaran Berbasis Digital

Siapa yang akan menanggung masa depan mereka, kalau di sana tidak ada sarana dan prasarana pendidikan buat mereka untuk belajar, “ini tanggung jawab kita bersama selaku pemimpin di negeri ini,” ungkapnya Anggota DPRK Aceh Utara dari partai Golkar ini dengan nada sedih.

Yang sangat penting lagi menurut Amatan Tim DPD II Partai Golkar Aceh Utara ini adalah infrastruktur yaitu penyambung jalan untuk akses menuju ke dusun terisolir tersebut, yang dibutuhkan adalah tiga jembatan, masing-masing panjang jembatan 12 meter, 9 meter, dan 7 meter, sebut Hendra.

Yang miris lagi, kata Hendra saat warga menyampaikan aspirasi nya kepada dirinya, dimana di dusun Sarah Raja tidak ada sarana air bersih, dan otomatis mereka (warga) tambah Hendra mereka mengkonsumsi air sungai atau panyou.

Warga di sana mengharapkan kepada pemerintah agar lihat dan realisasikan infrastruktur di dusun Sarah Raja. infrastruktur sangat dibutuhkan seperti jalan, jembatan, air bersih, dan sekolah buat anak-anak mereka, kata Hendra saat warga menyampaikan unek-uneknya dengan penuh harapan agar pemerintah merealisasikan apa yang dibutuhkan warga dusun Sarah Raja, kepada dirinya.

BACA..  Enam Mantan Atlet Pelatnas Datangi Kemenpora dan KONI Pusat Laporkan Ini

Hendra juga menyerap aspirasi warga Sarah Raja”insyaallah kita akan berupaya untuk membantu semur bor dan saya akan coba koordinasi dengan pimpinan Partai Golkar ketingkat DPD I Provinsi Aceh,” sebutnya.

Dalam kunjungannya ke dusun Sarah Raja, Hendra memberikan bantuan kepada anak-anak PAUD tersebut berupa perlengkapan sekolah, seperti, Tas, buku, pensil, dan penghapus.” Begitu kami menyapa anak-anak sekolah PAUD di dusun Sarah Raja, mereka sangat senang dan ceria,” imbuhnya.

Yang dihimpun oleh media AtjehDaily.id, di dusun Sarah Raja terdapat 36 Kepala Keluarga (KK) tetap.

Dirinya selaku Sekum DPD II Partai Golkar Aceh Utara memohon dan meminta kepada pemerintah agar jangan tutu mata terhadap kondisi rakyat yang tinggal di dusun Sarah Raja ini, khususnya pemerintah Aceh Utara dan Aceh.

Tim DPD II Partai Golkar yang hadir adalah Sekum Hendra Sufriadi, SE, Wakil ketua bidang OKK Mansur M. Isa, wakil ketua Bapilu T. Zulfikar Basyah, ketua kepemudaan Alauddin, Keagamaan Rahmat Asri, ketua PK kecamatan Langkahan Afdhal,SP.

Amatan AtjehDaily.id, Kedatangan DPD II Partai Golkar juga didampingi oleh Camat Kecamatan Langkahan Ramli Jazuli,SE, Keuchik Gampong Lubok Pusaka, Tokoh Masyarakat, dan disambut oleh Kadus dusun Sarah Raja.(Sayed Panton).