Ombudsman Aceh Minta Instasi Terkait Bangun Posko Pengaduan

oleh -72 views

Banda Aceh (ADC) Sehubungan Memorandum dari Ombudsman RI terkait perintah pengawasan terhadap pelaksanaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Ombudsman Aceh menggelar kunjungan kepada sejumlah instansi pemerintah untuk mengetahui pelaksanaan penerimaan CPNS tahun 2018.

Dr. Taqwaddin Husin, memimpin langsung kegiatan tersebut yang melakukan peninjauan perdana ke Kantor wilayah Kemenkumham Aceh, Senin,8 Oktober 2018.

Dalam kunjungan tersebut Ombudsman Aceh, sempat memerintahkan pihak Kakanwil Kemenkumham untuk menyediakan sejumlah fasilitas yang berhubungan dengan tempat pengaduan masyarakat. Diharapkan dengan adanya tempat pelayanan pengaduan dimaksud segala sesuatu permasalahan dapat diselesaikan di instansi tersebut, sebelum masyarakat melaporkan ke pihak Ombudsman.

“Kami minta untuk disediakan meja khusus untuk informasi dan pengaduan, sehingga jika ada keluhan dari peserta langsung dapat ditangani sebelum mereka melaporkan ke Ombudsman” pinta Taqwaddin.

Kecuali menganjurkan kepada semua intansi yang menerima CPNS, Ombudsman Aceh juga membuka posko pengaduan di kantornya, guna mempermudah masyarakat untuk menjangkau dalam melaporkan sejumlah permasalahan yang dialaminya. Sembari menyebutkan nomor kontak WA yang dapat dihubungi pelapor/ pengadu.

“Ombudsman RI Perwakilan Aceh membuka Posko Pengaduan terkait penerimaan CPNS, jadi jika ada dugaan maladministrasi pada proses tersebut silahkan sampaikan ke kami. Bisa datang langsung ke kantor Ombudsman atau pengaduan lewat WA dengan nomor 08116722233” demikian papar Taqwaddin.

Sejalan dengan imbauan pihak Ombudsman Aceh terkait meja pengaduan tersebut, Kakanwil Kumham Aceh Agus Toyib, menyambut baik dan berjanji akan segera menyediakan meja tersebut sejak Selasa, 9 Oktober 2018, besok (hari ini- read)

BACA..  ACT dan MRI Ajak Komunitas Kolaborasi Peduli Korban Erupsi Semeru

“Kita akan segera menyediakan meja khusus informasi dan pengaduan sebagaimana disampaikan Kepala Ombudsman Perwakilan Aceh” janji Agus.

Dalam pertemuan tersebut Agus Toyib juga menjelaskan bahwa hingga Senin,8 Oktober 2018, jumlah pendaftar secara online sudah mencapai 11.839 peserta dan 2.763 diantaranya sudah dilakukan verifikasi.

Lebih lanjut Kata Agus Thoyib, ada 25 kuota yang tersedia lowongan yang tersedia, artinya tenaga yang dibutuhkan di Kemenkumham wilayah Aceh hanya 25 orang. Oleh sebab itu para pelamar harus bernar benar memanfaatkan kesempatan ini untuk meraih posisi yang tersedia, secara profesional dan mengikuti prosedural.

” Petugas terus bekerja keras dalam memverifikasi berkas, bahkan hari libut juga kita manfaatkan,” ujar Agus Thoyib. (Red).