Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Bireuen, Perbuatan yang Tidak Dapat Dimaafkan

oleh

Bireuen (AD) Anggota DPRK Bireuen dari Fraksi Juang Bersama menyebut jika pelaku dugaan penyelewengan dana bantuan sosial (Bansos) untuk masyarakat yang berdampak pandemi covid 19, adalah perbuatan yang tidak dapat dimaafkan serta mendesak Bupati Bireuen untuk mengevaluasi Kinerja Kepala Dinas Sosial Bireuen.

Desakan itu, dilontarkan pada pemandangan umum Fraksi Juang Bersama DPRK Bireuen terhadap rancangan qanun tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBK tahun anggaran 2020 dan tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan Badan pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh atas laporan Keuangan Pemkab Bireuen tahun 2020 di Gedung dewan setempat, Senin (9/8).

BACA..  Ini Kata Dandim 0117 Aceh Tamiang; Tidak Ada Toleransi Bagi Prajurit TNI yang Terlibat Judi

Dalam Sidang Paripurna DPRK Bireuen, turut dihadiri Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, M.Si serta SKPK dan Unsur Forkompimda dipimpin Wakil Ketua DPRK, Suhaimi Hamid yang didampingi Rusydi Mukhtar, S.Sos, (Ketua) dan Wakil ketua Syauqi Futaki, S Phil .I.(Wakil Ketua).

Fraksi Juang Bersama, lewat penanggap, Faisal Hasballah, SE, MSM dengan suara lantang meminta Bupati Bireuen mengevaluasi kinerja Kadis Sosial telah melakukan dugaan penyelewengan dana bantuan sosial untuk masyarakat Bireuen. Bahwa, dengan adanya dugaan dana yang diperuntukkan untuk usaha ekonomi produktif (UEP) disebutnya tindakan yang sangat keji, apalagi kasusnya telah menjadi konsumsi publik dan beredar di media massa baru-baru ini, tentang dugaan korupsi di Dinas Sosial Kabupaten Bireuen.

BACA..  Bawa 1 Kg Sabu, Warga Pante Merbo Diamankan Petugas

Bantuan dana yang bersumber dari rekofusing anggaran yang semula dari kegiatan lain, menjadi penanganan Covid 19 menjadi arena bajakan pelaku kerah putih (pejabat) untuk kepentingan pribadinya. “Tindakan penyelewengan dana bansos, tidak tidak bisa dimaafkan, seyogyanya dana rekofusing dipergunakan untuk membantu masyarakat miskin, konon lagi perekonomian sedang sulit di masa pandemi yang belum lagi berakhir,” sergahnya seraya meminta meminta kepada Bupati Bireuen tentang dokumen lainnya menyangkut bantuan yang diberikan melalui Dinsos Bireuen.

BACA..  Polisi Tangkap EFR Pelaku Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual Anak Dibawah Umur

Selain Fraksi Juang bersama di DPRK Bireuen, sejumlah fraksi lainnya, Seperti FRaksi Partai Aceh dengan penanggapnya, Sufyannur, Fraksi Partai Golkar, Fajri Fauzan dan PKS-PAN-PPP lewat penanggap, Suriya Yunus. Mereka juga memaparkan pemandangan umum, menyangkut ranqanun tentang pertanggungan jawaban pelaksanaan APBK Bireuen tahun anggaran 2020.(Maimun Mirdaz).