Jalin Koordinasi Babinsa Silahturahmi Dengan Imigrasi Kota Sabang

oleh -57 views

Laporan | Jalaluddin Zky

Sabang (AD) – Untuk memperkuat koordinasi dalam segala informasi Bintara Binaan Desa (Babinsa) 08 Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Koramil 02/SK Kodim 0112/Sabang, melakukan silahturahmi dengan instansi-instansi di wilayah binaannya yakni kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang.

Komandan Kodim 0112/Sabang Letkol Czi Istiyarto, ST kepada media ini mengatakan, TNI itu bukan saja tugas untuk bertempur dan mengamankan wilayah tugasnya, akan tetapi juga harus berkoordinasi dan selalu bersilaturahmi dengan setiap instansi pemerintah yang ada.

“Tugas TNI itu bukan saja bertempur melawan musuh dan mengamankan negara saja, tetapi juga terus-menerus melakukan koordinasi serta selalu bersilaturahmi dengan instansi pemerintah yang ada di wilayah tugasnya masing-masing”, tegas Letkol Istiyarto.

Sementara Babinsa 08 Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Sersan Mayor Syafrial menjelaskan, seorang Babinsa itu harus mampu melaksanakan tugas dengan baik seperti komunikasi sosial dengan lembaga pemerintah di wilayah tugasnya.

“Hari kami bersama personel Imigrasi kelas II TPI Sabang, bertempat di Aula kantor Imigrasi di Jurong M Nur Hasan Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya Kota sabang”, jelas Serma Syafrial, Selasa (9/3/2021)

Syarial menambahkan, silahturahmi ini bertujuan untuk mempererat hubungan dan juga menambah pengetahuan, aparat teritorial tentang bagaimana pembuatan paspor sehingga dengan begitu babinsa bisa menjelaskan kepada warga binaan tentang bagaimana prosedur pengurusan paspor kata babinsa

“Kehadiran Babinsa harus bisa dirasakan bukan bagi masyarakat saja tapi kepada petugas instansi maupun kelembagaan pemerintah maupun non pemerintah juga, baik untuk berkoordinasi, agar kegiatan bisa bersinergis” ungkap Serma Syafrial.

Selain itu juga lanjut Babinsa Gampong Kuta Ateuh, dirinya harus mampu dan terus meningkatkan komunikasi sosial, manajemen teritorial, pengumpulan data dan analisa sesuai aspek geografi, demografi dan kondisi sosial di lapangan. “Hal ini harus terwujud dalam rangka menghadapi ancaman nyata.

“Memang sukses itu berat akan tetapi sukses itu nikmat, apabila hal ini dapat terwujud oleh Babinsa dalam mengoptimalkan bimbingan territorial dengan baik di lapangan”, ujarnya. (*).