Timbun Resapan Air Tanpa Ijin, PTK Terancam Dilapor

oleh -86 views

Laporan | Syawaluddin

KUALASIMPANG (AD) – Proyek pengembang properti (Perumahan) milik PT. Pillar Tamiang Kontruksi (PTK) di Kampung Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Menimbun Daerah Resapan Air, Sungai Mati untuk memperluas wilayah perumahan.

example banner

Padahal, selain sungai mati yang dijadikan daerah resapan air (embung) sebagai pengendali banjir, di Kampung Kebun Tanah Terban itu, malah ditimbun oleh pihak PT. PTK seluas 9.900 meter persegi, hasil pengukuran google map.

Selain memperluas wilayah perumahan, dengan menimbun embung tanpa ijin, PT. PTK juga sudah melakukan perusakan lingkungan dengan timbunan tersebut.

Sebab, sudah merubah bentangan alam, yang sepatutnya dijaga, sebaliknya bukan merusak dan merubah bentangan. Terindikasi PT. PTK sudah menyalahi kaidah yuridis formal terkait dokumen lingkungan.

Begitu penegasan Datok Penghulu (kepala desa) Kampung Kebun Tanah Terban, Muhammad Deni; pada atjehdaily.id, Sabtu, 9 Januari 2021 di Karang Baru.

Padahal, Deni sudah memperingatkan pihak PT. PTK berulang kali, untuk tidak menimbun resapan air, meski secara lisan, tapi pihak pengembang membandel dan menimbul resapan air tersebut.

Pihak pengembang sudah berulang kali minta ijin penimbunan resapan tersebut, tapi Deni dengan tegas menolak dan tak pernah memberi ijin, baik secara lisan atau tertulis.