Dua Pelaku Tindak Pidana Narkotika Ditangkap Polisi

oleh -97 views

Laporan | Ahmad Fadil

Banda Aceh (AD)- Ditengah situasi Pandemi Covid -19, namun tidak menyurutkan minat dan keinginan dari para pelaku kejahatan narkoba. Dimana setiap harinya ada saja kejahatan yang dilakukan oleh para sindikat untuk meracuni dirinya sendiri maupun orang lain dengan narkotika. 

example banner

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kasatresnarkoba AKP Raja Aminuddin Harahap, S.Sos mengatakan, Satuan reserse narkoba Polresta Banda Aceh tidak akan berhenti menindak dan menangkap para pelaku kejahatan narkoba. 

“Tindak pidana narkotika ini adalah suatu perbuatan yang melanggar hukum dan merupakan kejahatan yang terorganisir. Tindak pidana narkotika merupakan suatu kejahatan transnasional yang merupakan suatu bentuk kejahatan lintas batas negara, dan ini sudah merebak di perdesaan. Maka dari itu, kami dari Satresnarkoba Polresta Banda Aceh akan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan dimaksud,” kata AKP Raja Harahap diruang kerjanya, Sabtu 9 Januari 2021.

BACA..  Densus 88 Amankan Dua Terduga Pelaku Teroris di Langsa

AKP Raja Harahap mengatakan, Personel Satresnarkoba Polresta Banda Aceh telah melakukan penangkapan terhadap dua pemuda asal Aceh Besar yang memiliki dan mengkonsumsi narkotika jenis sabu, Jumat 8 Januari 2021 malam di pinggir jalan negara kawasan Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar.

“Penangkapan terhadap pelaku FS (41) dan IKH (43) berdasarkan atas laporan warga setempat. Dimana kegiatan yang dilakukan oleh kedua pelaku tersebut, sudah sangat meresahkan warga setempat,” ungkapnya.

Selain itu, kasat juga menjelaskan, pada saat dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku, Polisi turut mengamankan barang bukti berupa tujuh bungkusan plastik yang berisikan sabu seberat 2,05 gram, satu bungkusan ganja seberat 8,96 gram, dan satu tutup botol mineral yang sudah dimodifikasi untuk alat hisap dengan dua lubang, tiga pipet nening, satu pipa kaca serta satu unit timbangan digital.

BACA..  Densus 88 Amankan Dua Terduga Pelaku Teroris di Langsa

Kepada petugas FS mengakui, bahwa dirinya mendapatkan narkotika jenis sabu sebanyak satu bungkus seharga Rp1,5 juta dari MJ di persimpangan Lamjamee. MJ kini telah ditetapkan sebagai DPO. Maksud dan tujuan dari pelaku FS untuk memiliki narkotika jenis sabu adalah, selain dipergunakan sendiri, juga untuk mencari keuntungan dengan cara menjual kepada orang lain.

BACA..  Densus 88 Amankan Dua Terduga Pelaku Teroris di Langsa

“FS dan IKH menggunakan narkotika jenis sabu dan ganja disebuah rumah di Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar dengan peralatan yang sudah disiapkannya pada hari Selasa 5 Januri 2021 sekitar jam 19.00 WIB. Namun kegiatan yang dilakukan oleh kedua pelaku ini tercium oleh warga sehingga melaporkan kepada pihak berwajib,” pungkas Kasatresnarkoba.

Saat ini, kedua pelaku mendekam disel tahanan Polresta Banda Aceh untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dan dijerat dengan Pasal 111 ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 114 Ayat (1) Jo pasal 127 ayat (1) huruf a dari UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 12 tahun. (*)