ACT Aceh Ajak Masyarakat Optimis Lewati Masa Sulit Akibat Pandemi

oleh -131 views

Banda Aceh (AD)- Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh mengajak masyarakat untuk optimis melewati Pandemi Covid -19. Oleh karena itu, ACT Aceh meluncurkan gerakan bangkit bangsaku, “Habis Gelap Bangkitkan Terang” sebagai upaya penyelamatan sekaligus penyebaran semangat optimis di tengah kondisi ini.

Kepala Cabang ACT Aceh Husaini Ismail menuturkan, pandemi ibarat kegelapan zaman yang menelan berjuta harapan. Tapi jika sadar, kita memiliki jalan keluar dari semua permasalahan.

“Mari bersama-sama seluruh elemen bangsa, khususnya masyarakat Aceh, kita berikhtiar mengatasi ancaman resesi, kelaparan, kemiskinan, sekaligus membangun kemandirian masyarakat,” pungkasnya, Kamis 8 Oktober 2020 di Banda Aceh.

Ia mengharapkan, seluruh pihak membangun optimisme dalam menghadapi dampak multidimensi akibat pandemi Covid -19. Gerakan Bangkit Bangsaku bertujuan menyebarkan sikap optimisme seluas-luasnya dan membangkitkan harapan masyarakat. Apalagi sebagai warga muslim, maka seyogianya tidak berputus asa atas ujian Allah.

BACA..  Gampong Juli Seupeung Kucurkan lagi BLT ke Masyarakat

Tiga sektor vital penyelamatan dalam program Bangkit Bangsaku adalah, sosial, ekonomi dan kesehatan. Di sektor sosial, ACT berikhtiar menopang kebutuhan pokok masyarakat terutama pangan. Pangan kebutuhan utama yang sulit dipenuhi di masa pandemi akibat keterpurukan ekonomi keluarga.

BACA..  Gampong Lamkruet Kambali Raih Juara Umum MTQ

“ACT insya Allah akan terus mengikhtiarkan mendampingi masyarakat, memastikan stok pangan dari hulu ke hilir tersedia, sehingga seluruh masyarakat dapat terbantu. Mohon doa dan dukungannya,” ungkapnya.

Di bagian hulu, kami fokus pada pendampingan para produsen pangan seperti petani, nelayan, dan sebagainya agar produksi pangan terus berlanjut. Hasil produksi pangan tersebut, nantinya akan menjadi suplai untuk masyarakat di bagian hilir. Semua ini insyaallah akan menjangkau masyarakat urban dan pelosok negeri,” imbuh Ibnu.

Adapun program-program pangan tersebut di antaranya, Lumbung Beras Wakaf, Lumbung Ternak Wakaf, Lumbung Air Wakaf, Lumbung Sedekah Pangan, Operasi Pangan Gratis, Operasi Beras Gratis, Operasi Makan Gratis, Humanity Care line, dan lainnya. Sementara penyelamatan di sektor sosial mencakup pemberian bantuan biaya hidup bagi para guru dan dai prasejahtera di Indonesia.

Di sektor ekonomi, ACT membantu para pelaku usaha mikro dan ultra mikro bertahan dan bangkit di tengah ancaman resesi ekonomi. “Mudah-mudahan ini mampu mendorong perekonomian bangsa yang banyak disokong dari sektor UMKM,” harapnya.

Kemudian, di sektor kesehatan ACT berikhtiar melaksanakan program preventif terhadap penyebaran virus corona melalui aksi disinfeksi, penyediaan APD bagi pejuang medis, hingga dukungan pangan dan multivitamin bagi tenaga kesehatan yang menangani langsung kasus Covid -19.

“Pandemi Covid-19 ialah ujian Allah. Kita dekati Allah, dan lakukan tindakan-tindakan pencegahan agar kita terhindar dari Covid -19. Bagi yang sudah terdampak, tetaplah optimis karena ini adalah ujian kesabaran. Insya Allah ada hikmahnya,” tutupnya. (AF/R)