Ayah Wa : Pemerintah Aceh Utara Harus Melakukan Lobi – Lobi ke Pemerintah Aceh dan Pusat

oleh -167 views

example banner

Banda Aceh (AD) –  Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Ismail A Jalil alias Ayah Wa memperihatinkan kondisi pembangunan Aceh Utara, baik di sektor Ekonomi, pembangunan, Infrastruktur, dan Pendidikan.

Menurut Ayah Wa, Pemerintah Aceh Utara, harus melakukan lobi – lobi ke Pemerintah Aceh dan pusat, untuk mempercepat sektor pembangunan Infrastruktur, Ekonomi, pendidikan.

Sehingga sektor ini cepat terealisasi, kata Ayah Wa, saat pertemuan dengan Masyarakat, ketika melakukan reses ke Dapil V, Kamis, 8 April 2021.

Menurut dirinya, berdasarkan laporan Masyarakat di Aceh Utara banyak infrastruktur jalan mengalami rusak parah. Bahkan untuk membangun infrastruktur jalan keuangan Aceh Utara yang di bebankan ke APBK tidak tertampung.

BACA..  Ini Kata Wali Kota Sabang Pada Paripurna Penyampaian LKPJ Tahun 2020-2021

Ismail A Jalil menambahkan, APBK Aceh Utara tak mampu mengrealisasikan infrastruktur jalan. Sebab APBK Aceh Utara minim, tentu Pemkab harus melobi ke Provinsi atau ke Pemerintah Pusat. Sehingga setiap pembangunan itu tidak dibiayai langsung dengan APBK.

Disisi lain jelas Ayah Wa, kondisi sektor ekonomi di Aceh Utara, sangat memperihatinkan. Lantas banyak pemuda-pemuda yang menyandang sarjana jadi pengangguran, disebabkan tidak ada ketersediaan lowongan kerja.

Dan ini bisa dibilang pengangguran sekarang pengangguran terdidik. Buktinya pendidikan tinggi ketersediaan lowongan kerja tak ada, ungkapnya.

Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Utara melalui dinas terkait, harus memperhatikan pengangguran di Aceh. Sebab pemuda jadi pengangguran akan berdampak terjadi kenaikan angka kemiskinan.

BACA..  Ini Kata Wali Kota Sabang Pada Paripurna Penyampaian LKPJ Tahun 2020-2021

Ia menambahkan, Banyak potensi di Aceh Utara perlu di kembangkan. Karena keterbatasan SDM, sehingga potensi yang ada tidak dapat dikembangkan, ujarnya.

Sementara produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam bentuk ekomoni kreatif di seluruh Aceh Utara harus dikembangkan dan di perioritaskan, sehingga dapat menyuburkan pertumbuhan rumah industri, termasuk pemasaran produk UMKM lokal. Sedangkan pasilitas telah tersedia untuk baik di dalam negeri maupun luar negeri, harapnya Politisi Partai Aceh ini.

Fasilitas telah disediakan oleh pemerintah. Seperti pelabuhan Kreung Geukeuh. Jadi harus dimanfaatkan, intinya ekonomi subur rakyat makmur, terangnya.

Menurut Ayah Wa, Pemerintah Aceh harus memperhatikan khusus ke Pemkab Aceh Utara, sebab Aceh Utara saat ini mengalami krisis keuangan. Akan berdampak kepada semua sektor.

BACA..  Ini Kata Wali Kota Sabang Pada Paripurna Penyampaian LKPJ Tahun 2020-2021

Seperti yang terjadi saat ini gaji aparatur Gampong di pangkas. Kenapa dipangkas, karena Pemkab tidak cukup ketersediaan anggaran, ungkap mantan Ketua DPRK Aceh Utara ini.

Politisi Partai Aceh ini mengeuraikan, permasalahan sedang dilema Pemkab Aceh Utara akan berdampak buruk terhadap masyarakat. Namun Pemerintah Aceh sebagai penyokong untuk menambahkan anggaran Migas Aceh.

Aceh sebagai ladang Migas. Sedangkan kondisi Aceh saat ini terpuruk, jadi Pemerintah Aceh harus bersinergi untuk membantu Pemkab Aceh Utara, sehingga persoalan yang sedang buming di Aceh teratasi, pungkasnya Ayah Wa, (Sayed Panton).