12 Tahun Menanti, Warga Seuneubok Akhirnya Nikmati Aspal Hotmix

oleh -174 views
Kades Gampong Seuneubok Akmal Kasem. Foto: Alan | APC
Kades Gampong Seuneubok Akmal Kasem. Foto: Alan | APC

Lhokseumawe | AP-Setelah sekian lama penantian masyarakat terhadap akses  jalan menuju Desa (gampong) Seuneubok sepanjang 1,5 kilometer telah lama rusak parah dan berlubang, bahkan jalan ini  sangat sulit  dilalui, baik kendaraan roda dua maupun roda empat  apalagi kalau tiba musim hujan harus ekstra hati-hati . 

Masyarakat Gampong Seuneubok Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, sudah lama menantikan pembangunan jalan tersebut. Dambaan akses jalan yang mulus dan mudah dilalui akan segera terwujud, dengan telah dilkukan pengerukan badan jalan yang dilakukan pihak rekanan, beberapa alat berat sedang bekerja melakukan pelebaran badan jalan .

Keuchik (kepala desa) Gampong Seuneubok Akmal Kasem, yang ditemui Atjehpress, disela-sela kesibukannya mengurus administrasi desa  pada Jumat ( 2/12)  kemarin mengungkapkan, pembangunan jalan Seuneubok, seyogyanya  akan dibangun sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar 6 meter,jalan dasar dengan lebar 5 meter.yang 1 meter terkena beberapa kebun warga maka harus ada pembebasan lahan lahan warga.

“Namun karena tidak tersedianya dana pembebasasan lahan  dari Pemko Lhokseumawe, maka pembangunan tetap mengikuti jalan dasar, sedangkan yang sissa satu meter kemungkinan akan dilakukan pada tahun selanjutnya,” ungkap Akmal.

Lebih lanjut Akmal menegaskan, pembangunan jalan Seuneubok,aspal Hotmix , bersumber dari dana DAK, sampai saat ini pihak rekanan  sudah melakukan beberapa item pekerjaan seperti pengerukan badan jalan dan penimbunan material best , dan tidak lama lagi akan dilakukan pengaspalan.

“Apabila sudah selesainya pembangunan jalan ini,  program  tahun depan yang akan saya lakukan adalah saya akan mencari sumber lain untuk membuat  lampu penerangan jalan disepanjang jalan ini. Itu cita –cita saya  agar jalan menuju Gampong Seuneubok akan terang benderang dan tidak lagi terkesan jalan menuju Seuneubok  gelap angker,”  tegas Akmal.

Sementara itu pada tahun ini ada program terobosan jalan-jalan desa, yang bersumber dari dana APBK sepanjang 375 meter, dan target kades itu pada tahun-tahun selanjutnya.

“Maka saya  terus berupaya dengan membuat usulan –usulan kesemua pihak terkait,  agar   program- program  terobosan jalan yang ada di Dinas PU  dapat disalurkan di kampung ini. Agar  akses jalan menuju kelain desa  dikampung ini terus terbuka,” ungkapnya.

Akmal Kasem , juga menambahkan pada tahun ini yang bersumber dari ADD pembangunan  terus dilaksanakan sesuai dengan porsi dana yang dialokasikan ke desa itu.

“Kita  telah lakukan adalah pembangunan pagar meunasah, pembangunan MCK, pembangunan saluran  irigari, dan pembangunan Balai Ziarah di TPU Gampong,” akhirinya. [ALAN].