Eks GAM Ditangkap Polisi di Bireuen, 1 Pucuk Softgun Disita

oleh -85 views

 GOOGLE NEWS

Ilustrasi: tersangka ditangkap polisi [poskotanews.com]
Ilustrasi: tersangka ditangkap polisi [poskotanews.com]

Bireuen | AP– Salut sama polisi. Masih ingat dengan kasus 3 pria yang bertamu ke rumah dan menodong senjata api di kepala Kadis Perindagkop Kabupaten Bireuen, Darwansyah di Desa Juli Meunasah Jok, Kecamatan Juli, Bireuen, Rabu (28/9/2016) sekira pukul 18.45 WIB silam?. Satu persatu  pelaku mulai ditangkap pihak kepolisian.

Dalam penyergapan pihak aparat penegak hukum, Kamis, 06 Oktober 2016 Pukul 17.30 WIB, telah berhasil menangkap seorang pria yang diduga pelaku di Desa Buket Teukeuh Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen tepatnya di belakang Puskesmas Kota Juang. Pria yang ditangkap itu diketahui berinisial R bin U alias Tentra Sikureng (36 thn),  seorang mantan kombatan GAM.

Eks kombatan GAM itu diketahui beralamat di Desa Blang Reling Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Dia diduga sebagai pelaku pengancaman terhadap Kadisperindagkop Kabupaten Bireuen Darwansyah beberapa minggu lalu..

Sebuah informasi dari warga setempat mengisahkan kronologis penangkapan. Aparat kepolisian dari Polres Bireuen bergerak ke lokasi tepatnya di depan Puskesmas Kota Juang Kabupaten Bireuen. Setelah dilakukan penyelidikan ternyata tersangka berada di samping Puskesmas Kota Juang.

Selanjutnya sambung sumber dari lokasi penangkapan, aparat dari Polres Bireuen itu tak menunggu lama, setelah sasaran yang dicari sudah pasti, para polisi itu langsung melakukan penangkapan. Dalam aksi penangkapan itu, tersangka mencoba melarikan diri kearah hutan sehingga aparat kepolisian terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara. Setelah dilakukan penembakan, tersangka langsung kecut sehingga aparat kepolisian dengan mudah mengamankan tersangka beserta barang bukti berupa 1 (satu) pucuk softgun yang menyerupai senjata api genggam Revolver.

“Untuk saat ini tersangka dan BB telah diamankan di Polres Bireuen guna penyelidikan lebih lanjut,” ucap sebuah sumber dari kepolisian. (TM)