banner 700250

Merasa Dilecehkan, Zulkarnain dan Pengacara Datangi Polres Aceh Tamiang

oleh -194 views

KUALASIMPANG (AD) – Merasa dilecehkan Zulkarnain 44 tahun, pagi tadi, Senin 7 September 2020, didampingi pengacaranya Husni Thamrin Tanjung, SH. Melaporkan kembali aduan dan tindak lanjut, atas tidak di prosesnya tersangka lain, nomor surat 80/KH-HTT&R/IX/P/2020.

Terkait dugaan, dimana pada tanggal 10 Maret telah terjadi delik aduan tindak pidana atas pengambilan barang-barang toko miliknya tanpa hak, lalu Zulkarnain melaporkan kasus itu dengan laporan polisi nomor LP.B/10/III/2020/RESKRIM.

Karena merasa tidak dipenuhi hak haknya sebagai pelapor, atas aduannya serta tak puas dengan kinerja pihak kepolisian. Zulkarnain yang beralamat di dusun Simpang 3,Kecamatan Tamiang Hulu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Didampingi pengcaranya menyatroni Polres Aceh Tamiang.

Kedatangan Zulkarnain yang didampingi pengacara Husni Thamrin Tanjung, SH, untuk melaporkan kembali pengaduan dan tindak lanjut atas dugaan tidak diprosesnya tersangka lainnya dengan nomor surat 80/KH-HTT&R/IX/P/2020.

BACA..  Kondisi Jalan Ke Seuneubok Lhong Sangat Memprihatinkan

Saat tiba di Mapolres Aceh Tamiang, kuasa hukum dan pelapor langsung menemui Kasat Reskrim AKP Agus Riwayanto Diputra mempertanyakan, tidak diprosesnya dua orang tersangka berinisial DS dan ES, apalagi saat ini kedua tersangka telah diputus oleh Pengadilan Negeri Kuala Simpang dan terbukti bersalah serta telah berkekuatan hukum tetap.

BACA..  Polisi di Dor Bawa Sabu 16 Kilogram

Namun seiring laporan polisi bergulir, beberapa hari kemudian diduga barang milik palapor Zulkarnain (44) ditemukan dan pada saat itu, menurut laporan, ada 4 (empat) orang yang diduga berhasil diamankan saat sedang membawa besi milik pelapor dan selanjutnya ke empat orang tersebut diamankan di polsek tamiang hulu.

Lalu ke empat orang yang diduga tertangkap basah tersebut, pada malam harinya ada indikasi kuat oknum pihak kepolisian bersama pihak lain mendatangi pelapor untuk berdamai, namun pelapor tidak menyetujui perdamaian tersebut.

“Bahwa Zulkarnain (44) dalam laporannya juga menyebutkan dirinya siap dipanggil dan menyerahkan bukti-bukti lain yang diperlukan karena ia memiliki bukti percakapan tersebut dan siap menghadirkan saksi-saksi yang mengetahui penangkapan ke 4 (empat) orang itu,” jelas Husni kepada atjehdaily.id usai pelaporan di Polres.

Masih Husni, dikatakan; Setelah menyerahkan laporan, salah satu kuasa hukum pelapor yakni Sawaludin, SH juga meminta pihak Polres Aceh Tamiang benar benar mendalami kasus tersebut, agar tidak ada yang dirugikan.

Sementara itu, Kapolres Tamiang AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Agus Riwayanto Diputra mengatakan, Laporan tersebut diterima dan segera akan menggelar perkara dengan pihak polsek.

“Ini kan kita masih mendengar keterangan dari pelapor, saya juga harus mendengar laporan dari pihak penyidik, kita harus mendengar dulu apa kata penyidik, seperti apa fakta-faktanya,” pungkas Agus. (Syawaluddin)