banner 700250

LSM APD Dorong Kemandirian Gampong Melalui Pelatihan TTG

oleh -211 views

Pidie Jaya (AD) – Penggunaan teknologi tepat guna (TTG) secara optimal diyakini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu juga memberikan nilai tambah produk, perbaikan mutu, dan membantu mewujudkan usaha yang produktif dan efektif.

Karena itulah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aceh People Development (APD) memberdayakan masyarakat dengan membuat Pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) dan pembuatan pakan ternak alternatif untuk pengurus BUMG Se-Kabupaten Pidie Jaya, di Aula Wisma Ananda Meureudu, Selasa (07/09/20).

Ketua Panitia Pelaksana Mirza Fanzikri, S. Sos, M. Si, mengatakan, setelah pelatihan ini usai, peserta pelatihan diharapkan menjadi pioner penggerak ekonomi di setiap Gampong, dengan pengetahuan dan ketrampilan yang di dapatkan selama pelatihan, ujarnya.

BACA..  Kapendam IM : TMMD Pengabdian Untuk Negeri

Dikatakannya, Teknologi Tepat Guna (TTG) merupakan salah satu faktor pendorong perubahan dibidang ekonomi maupun sosial budaya masyarakat, kata dia.

Lebih lanjut, Mirza mengatakan, Pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) di laksanakan dalam IV Gelombang yang akan di ikuti oleh 222 Pengurus BUMG Se Kabupaten Pidie Jaya, jelasnya.

BACA..  Kapendam IM : TMMD Pengabdian Untuk Negeri

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kabupaten Pidie Jaya, Ir.Mukhlis saat membuka acara pelatihan tersebut mengatakan, Pemerintah sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Lembaga Aceh People Development (APD), dengan membuat Pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG)

Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk pengurus BUMG untuk menciptakan Gampong Kreatif, selain itu juga dapat menyerap tanaga kerja disetiap gampong, ujarnya.

“Kegiatan pelatihan (TTG) ini bisa dirasakan langsung mamfaatnya apabila nantinya berjalan sesuai yang diharapkan, selain bisa menambah pendapatan juga bisa menyerap tenaga kerja dan menciptakan Gampong Kreatif,” ungkap Kadis DPMG Pijay.

Mukhlis berharap dalam segala kegiatan Gampong yang menggunakan Dana Desa (DD) harus melalui musyawarah dan mufakat desa sesuai dengan UU Nomor 6 Tahun 2014, tegas Mukhis.

Acara tersebut dihadiri oleh Kadis DPMG Pidie Jaya, Direktur APD, Kasat Intelkam dan para tamu undangan lainnya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. (TS)