Irwan : Mahfud MD Sebaiknya Berhenti Menyalahkan Pemerintah Sebelumnya

oleh -116 views
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Dr. Irwan.

Jakarta (AD) –   Menyikapi HOAX yang disampaikan Menko Polhukham, Prof Mahfud MD, kalau pengalihan tanah ke negara asing paling banyak terjadi di era SBY, berikut pernyataan Partai Demokrat.

Prof Mahfud MD Sebut Pengalihan Tanah Asing Banyak di Era SBY, Politisi Demokrat: Pak Menteri harus bicara berdasarkan fakta, agar tidak fitnah!

Dr. Irwan, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat yang juga doktor ilmu kehutanan, Senin 7 Juni 2021 meminta Menko Polhukham Prof Mahfud MD untuk tidak membuat pernyataan ngawur dan tidak berdasar fakta.

Irwan yang juga Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, menegaskan kalau Prof Mahfud MD bahkan tidak bisa membedakan antara HPH dan HGU.

HPH, lanjutnya Irwan, itu ijinnya di kawasan hutan. Jadi, bukan penguasaan atas tanah di Areal Penggunaan Lain, tetapi hanya hak untuk mengusahakan hutan atau memanfaatkan potensi kayu di dalam kawasan hutan.

BACA..  Natalius Pigai: Jakarta Harus Memahami Daerah Konflik

Makanya, sangat aneh bicara pengalihan tanah saat pemerintahan bapak SBY kepada asing, tapi bicaranya HPH.

Tambahnya, Kalau bicara hak untuk mengusahakan tanah itu HGU namanya. Kalau HPH itu ijin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu hutan alam atau disebut juga IUPHHK-HA. Tanahnya tidak menjadi hak pemegang ijin. Jadi, sangat jelas bedanya, tegas Irwan.

BACA..  Natalius Pigai: Jakarta Harus Memahami Daerah Konflik

Prof Mahfud sebaiknya berhenti menyalahkan pemerintah sebelumnya, lanjut Irwan. Itu bukan hanya mempermalukan dirinya sebagai pejabat negara, tapi juga mempermalukan atasannya sendiri yaitu presiden Jokowi. Kan jadinya seperti pemerintahan ini tidak bisa kerja, tapi bisanya hanya mencari kesalahan pemerintah sebelumnya.pungkasnya Irwan, (Rls/S).