Bupati Bireuen Prihatin Terhadap Pasutri yang Tewas Tergorok

oleh -118 views

Bireuen (AD) – Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, M.Si menyatakan keprihatinannya terhadap musibah yang pasangan suami isteri (Pasutri) yang ditemukan tewas tergorok di kamarnya, Kamis (3/6).

Keprihatinan Bupati Muzakkar di ungkapkan saat mengunjungi rumah duka di Dusun Peutua Bahrun, Gampong Cot Jabet, Kecamatan Gandapura, Senin (7/6).

Seperti diketahui, Pasutri itu tewas ditemukan bersimbah darah, di kamarnya, setelah Abdul Karim menghabisi nyawa istrinya sendiri, Kartini dengan menggorok yang diduga mengunakan pisau silet SDI ke leher korban, sebelum akhirnya pelaku menyudahi hidupnya dengan cara menggorok lehernya dengan mengunakan pisau silet yang ada padanya.

Bupati Bireuen dalam kunjungannya itu menyampaikan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga M Hasan Ali, yang juga ayah kandung dari korban, Kartini, yang diduga telah dibunuh suaminya, Abdul Karim, yang ikut tewas setelah membunuh istrinya. Abdul Karim mengakhiri hidupnya dengan cara menggorok lehernya sendiri dengan mengunakan pisau silet SDI pada Kamis (3/6) dini Hari atau sekitar pukul 05.10 WIB.

BACA..  Bambang Antariksa Menilai SK Gubernur Terkait Sekda Aceh Tamiang Cacat Hukum

Dihadapan keluarga M Hasan Ali, Bupati Muzakkar mengaku sengat prihatin yang terjadinya peristiwa tersebut, yang diakuinya satu kejadian di luar akal sehat manusia. yang tentu saja ini, merupakan musibah.

“Kami sangat prihatin, yang diharap ke depannya, jika ada masalah hendaknya dimusyawarahkan secara kekeluargaan untuk dapat diselesaikan dengan baik. Tentunya ini, hal ini pelajaran bagi kita semua,” papar Bupati Bireuen seraya yang turut menyerahkan sumbangan kepada keluarga korban.

Turut mendampingi Bupati Bireuen dalam kunjungan ke rumah duka, Kadis Kesehatan Bireuen dr. Irwan, Kadis P dan K, M. Nasir, M.Pd, Direktur RSUD dr. Fauziah Bireuen, dr Amir Addani, Kepala Kesbangpol, Zaldi AP, Kadis Syariah Islam, Anwar, S.Ag, Camat Gandapura, Mirza Fahmi, S.STP, M.Si, Kapolsek Gandapura, Ipda Safrizal Ariga, Camat Kutablang Mukhsen, S.Ag, Kepala Puskesmas Gandapura dr. Emy Handriany, serta Pimpinan Dayah Darussa’dah Cot Jabet Abah Rasyidin, dan Keuchik Gampong Cot Jabet Maulizar, S.Pd. (Maimun Mirdaz).

BACA..  Natalius Pigai: Jakarta Harus Memahami Daerah Konflik