Sambut Bulan Suci Ramadha Muspida Kota Sabang Buat Seruan Bersama

oleh -49 views

example banner

Sabang (AD) – Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1442 Hijriah dimasa pandemi covid-19, sekaligus memantapkan pelaksanaan syariat islam, sesuai dengan Undang-Undang Nomor. 44 tahun 1999 dan UUD Nomor. 11 tahun 2006, Muspida Kota Sabang menyerukan kepada seluruh pendudukan Kota Sabang, agar melaksanakan ketentuan-ketentuan sebagai berikut.

Pertama, bagi kaum muslimin dan muslimat diharapakan dapat menyambut bulan suci ramadhan 1442 H tahun 2021 M, dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan memperbanyak doa, zikir, shalawat, membaca Al Qur’an, istighfar dan ibadah sunat lainnya.

Kemudian, laksanakan ibadah puasa dengan sempurna, semata-mata karena mengharap ridha Allah SWT. Dengan melaksanakan ibadah shalat fardhu, tarawih, witir dapat dilakukan di Menasah dan Masjid. Untuk pelaksanaan shalat hati I’dul Fitri dapat dilaksanakan di Masjid dan di lapangan, bila kondisi penularan wabah covid-19 masih terkendali, namun tetap mematuhi protokol kesehatan, tentunya sambutlah malam I’dul Fitri dengan mengumandangkan asma’ Allah menggunakan pengeras suara di Menasah dan Masjid serta dilarang membakar petasan termasuk kembang api.

BACA..  Ini Kata Wali Kota Sabang Pada Paripurna Penyampaian LKPJ Tahun 2020-2021

Kedua, bagi yang bukan beragama islam, diminta menghormari kaum muslimin dan muslimat yang sedang melaksanakan ibadah puasa, dengan menjauhkan sikap dan perbuatan yang dapat mempengaruhi ibadah puasa dan menyinggung perasaan, guna menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Serta, hindarilah tutur kata dan tingkah laku yang menyebabkan retaknya toleransi kerukunan hidup antar umat beragama.

Ketiga, bagi aparatur negara wajib memihara kode etik dan kehormatan korp sebagai alat negara dan pelayanan masyarakat dan penegak hukum serta melindungi rakyat dan masyarakat, dengan bertindak bijaksana sehingga tetap terpeliharanya kemanan dan ketertiban umum serta terlaksananya syariat islam dan amaliyah ramadhan.

Ke-empat, bagi pemilik warung, kedai makanan dan minuman berbuka, tidak dibenarkan menjual untuk umum sejak pukul 05.00 sampai dengan pukul 17.00 WIB. Dengan tetap menjaga kebersihan makanan dan juga menjaga jarak antara penjual dengan pembeli (physical distancing).

BACA..  Ini Kata Wali Kota Sabang Pada Paripurna Penyampaian LKPJ Tahun 2020-2021

Kelima, bagi pengusaha karoke dan hiburan lainnya, dalam rangka menjaga kesucian bulan ramadhan, bagi para pengusaha karouke, bilyar, playstation dan warnet agar, menutup tempat usahanya selama bulan ramadhan. Bagi pengusaha yang mengarrah pada perjudian bilyar, domino, kartu dan lain sebagainya agar, tidak melalukan hal tersebut baik selama bulan suci ramadha maupun pada hari-hari lainnya.

Ke-enam, bagi pemimlin formal da informal.diminta menjaga dan memantapkan serta mengsosialisasikan seruan bersama ini, sehingga masyarakat memakluminya dan mengindahkan. Bagi para mubaliq, pencaramah, tokoh agama dan para imam diminta untuk tidak menyampaikan persoalan khilafiyah dan melakukan kehendak dalam ceramah ramadhan demi menjaga Ukhuwah Islamiyah dan kedamaian dibulan suci ramadhan.

BACA..  Ini Kata Wali Kota Sabang Pada Paripurna Penyampaian LKPJ Tahun 2020-2021

Ketujuh, bagi lembaga pengawas syariat islam, khususnya Wilayatul Hisbah supaya melaksanakan tugas pengawasan ditengah-tengah masyarakat, untuk menyerukan kebajikan dan mencegah kemungkaran dengan hikmat kebijaksanaan dan contoh teladan yang sebagai perwujudan Qanun Aceh, Nomor 11 tahun 2012 Tentang Pelaksanaan Syarita Islam bidang Aqidah ibadah dan Syiar Islam serta Qanun Aceh Nomor
6 tahun 2014 Tentang Hukum Jinayah.

Mengawasi jalanya pelaksanaan Syariat Islam, agar tidak ditunggangi dengan kegiatan sia-sia, yang dapat mengotori kesucian bulan ramadhan. Apabila ditemukan pelanggaran, lakukanlah pembinaan yang ditingkatkan peringatan-peringatan, bila masih terulang ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

Demkian seruan bersama yang ditandatangi Wali Kota Sabang, Ketua DPRK Sabang, Komamdan Kodim 0112/Sabang, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri Sabang dan Ketua Majelas Permusyawaratan Ulama Kota Sabang.(Jalaluddin Zky).