Diklat Prajabatan CPNS Dibuka, Ini Pesan Wabup Aceh Besar

oleh -69 views

Aceh Besar (ADC) – Sebanyak 403 CPNS Formasi Tenaga Kesehatan dan Penyuluh Pertanian di Kabupaten Aceh Besar mengikuti Diklat Prajabatan di Gedung Pusdiklat PMI di kawasan Gampong Ajuen, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (07/03/2018). Pembukaan Diklat tersebut dilakukan Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk. H. Husaini A Wahab.

Kepala BKPSDM Kabupaten Aceh Besar, Drs. Asnawi, M.Si., didampingi Kabid Sumber Daya Manusia, Zayadinur S.STP., menjelaskan, para peserta Diklat Prajabatan tersebut akan terbagi dalam 11 angkatan.

“Diklat Prajabatan ini akan berlangsung sejak 7 Maret hingga 25 September 2018 mendatang, dan masing-masing angkatan akan berlangsung selama 7 hari,” katanya.

Dia melanjutkan, pelaksanaan diklat tersebut menganut pola kemitraan antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aceh sebagai lembaga diklat yang terakreditasi oleh Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Aceh Besar sebagai mitra kerja dari BPSDM Aceh.

BACA..  Majelis Pemuda Aceh Dukung KPK Basmi Korupsi di Aceh

“Dasar hukum pelaksanaan diklat prajabatan mengacu pada Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2015 tentang pedoman penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan prajabatan bagi CPNS Golongan I, Golongan II, dan Golongan III yang diangkat dari tenaga honorer K-1 dan atau K-2,” jelasnya.

Diklat prajabatan itu, katanya, agak berbeda dengan diklat prajabatan untuk formasi umum, karena diklat prajabatan tersebut akan dilaksanakan selama tujuh hari kerja dengan jumlah jam pelajaran sebanyak 78 JP.

Disamping itu, Wakil Bupati Aceh Besar Tgk. H. Husaini A Wahab, mengharapkan agar peserta Diklat Prajabatan CPNS tersebut dapat mengikutinya secara baik dan sungguh-sungguh. Melalui diklat prajabatan peserta akan memperoleh pemahaman tentang tugas dan peranan sebagai agen pembaharu yang memiliki cara berpikir, bersikap, dan bertindak secara benar dan tepat.

“Selalu berpihak pada kemaslahatan rakyat sebagai implementasi  pemerintahan yang baik untuk mewujudkan kepercayaan masyarakat,” kata Husaini.

Dia meminta kepada CPNS tersebut agar menjadi abdi negara yang bisa diteladani, tidak takabbur, dan selalu mengedepankan kepentingan publik. Tersedianya SDM aparatur yang punya skill, merupakan modal utama dalam memacu pembangunan daerah, untuk itu, diperlukan keseriusan dan komitmen yang tegas, terutama bagi para CPNS yang nantinya akan menjadi agen perubahan dalam mewujudkan birokrasi yang lebih baik.

BACA..  Majelis Pemuda Aceh Dukung KPK Basmi Korupsi di Aceh

“Sebagai CPNS yang akan menjadi PNS, diklat prajabatan ini hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memperoleh bekal sebanyak-banyaknya guna menjadi aparatur yang profesional dan berdedikasi, serta membentengi diri dengan kekuatan spiritual dan mental yang tangguh sebagai aparat yang siap mewujudkan pemerintahan yang baik dan terpercaya oleh masyarakat,” imbuhnya.

Adapun pemateri diklat tersebut dari widyaiswara dari BPSDM Aceh, widyaiswara dari BKPSDM Aceh Besar serta narasumber yang berkompeten di bidangnya. [Win].