Panitia Road Race Pra PORA di Jantho Abaikan Kepentingan Publik

oleh -74 views

Kota Jantho (ADC) Pelaksanaan Road Race ajang Pra PORA 2018 digelar di pusat Kota Kabupaten Aceh Besar, di Kota Jantho. Kegiatan digelar selama dua hari berturut turut Sabtu dan Minggu ( 6-7) Oktober 2018.

Diikuti oleh sejumlab Club Motor yang ada di wilayah Aceh Besar dan Banda Aceh.

Ironisnya pelaksanaan tersebut dikomplin masyarakat. Pasalnya sirkuit yang digunakan mengganggu akses transportasi masyarakat banyak dan mengakibatkan kerugian bagi masyarakat setempat.

 

Komplin tersebut bukan tidak berdasar, akibat rekayasa jalur sirkuit yang digunakan panitia telah menutupi akses jalur utama transportasi warga secara total. Dimana jalur tersebut adalah di jalan Prof. A Majid Ibrahim, atau bagian selatan lapangan Bungong Jeumpa Kota Jantho Aceh Besar.

Jalan dua jalur tersebut merupakan akses transportasi bagi ribuan masyarakat yang mendiami 8 gampong di arah timur Kota Jantho, yakni Gampong Weu, Jantho Lama, Awek, Bueng, Jalin, Data Cut, dan gampong Suka Tani

Tidak cuma itu, sejumlah warga yang mendiami pusat ibu kota dan sejumlah gampong di bagian barat kota Jantho, juga mengaku kualahan untuk menuju ke bagian timur kota Jantho, karena harus menempuh jalur alternatif yang cukup jauh, melalui jalan gampong Bukit Meusara dengan radius hampir 30 kali lipat lebih jauh dari jalur yang ditutup oleh Panitia kegiatan Road Race tersebut.

BACA..  Buka Rapat, Ketua DPRA: Dinamika Dalam Pembahasan Jadi Referensi

Salah seorang warga melintasi lewat celah susunan Ban Bekas, pembatas sirkuit, karena akses jalan diblokir total. Foto Dahlan.

 

Warga berharap agar akses di jalan A Majid Ibrahim tidak diblokir seluruhnya, karena jalur tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.

” Seharusnya panitia tidak mengabaikan kepentingan publik dalam melakukan kegiatan ini, karena sangat merugikan kami masyarakat dalam berbagai aspek,” kata Ridwan salah seorang Sopir truk pengangkut pasir dikota jantho, dengan nada kesal.

Komplin senada juga diutarakan oleh puluhan ibu rumah tangga yang membutuhkan akses jalan tersebut untuk keperluan anaknya bersekolah di salah satu Sekolah Menengah Pertama di kota Jantho.

” Kok begini cara panitia merekayasa jalur transportasi, kami mau lewat jalan mana lagi,” ucap Yusnidar, salah seorang ibu rumah tangga di Kota Jantho.

Warga berharap kegiatan tersebut tidak membuat masyarakat rugi dan menyebabkan kemudharatan bagi warga, maka panitia diharapkan mampu melakukan rekayasa sirkuit tanpa harus mengorbankan kepentingan publik.

” Kita berharap panitia dapat segera merubah jalur sirkuitnya besok, karena ini sangat merugikan warga” harap salah seorang tokoh masyarakat di Kota Jantho, di sela sela menyaksikan pertunjukan Road Race, Sabtu Sore di Sirkuit Kota Jantho.

Sementara Ketua Harian PP PORA XIII sekaligus Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Aceh Besar Ridwan Jamil yang dikonfirmasi melalui saluran telpon, Sabtu siang, enggan memberikan keterangan terkait sirkuit yang memblokir akses jalan umum itu. Dia menyarankan agar dapat mengkoordinasi dengan Sekretaris PP PORA Ke XIII Teuku Dahsya.

Petugas memblokir kedua jalur badan jalan Prof A Majid Ibrahim, di Kota Jantho untuk Sirkuit Road Race. Foto Dahlan

 

BACA..  APBA 2022 Disahkan, Anggaran Belanja Rp.16 Triliun Lebih

“O.. saya ngak tahu itu, coba komfirmasi dengan Dahsya,” saran Ridwan Jamil.

Namun saat dihubungi melalui telpon selulernya juga tidak memberikan keterangan pasti dan diarahkan kepada panitia pelaksana kegiatan tersebut.

” Coba dikonfirmasimasi ketua panitia pelaksananya aja, sebentar saya kirim nomor hpnya,” saran Dahsya lagi.

Secara terpisah Kapolres Aceh Besar yang dihubungi melalui Kasat Lantasnya AKP Vifa Fibriana Sari SIK, mengaku tidak mengetahui secara pasti kegiatan tersebut, karena tidak ada koordinasi khusus dengan pihaknya.

” Kegiatan itu tidak ada koordinasi khusus dengan kami, cuma sprin langsung yang kami terima, Coba saya crose cek ke lapangan dulu ya,” katanya.

Inilah jalur yang harus ditempuh warga untuk menujuk Bagian Barat – Timur Kota Jantho, paska ditutup Akses jalan di Jalan Prof A majid Ibrahim di Kota Jantho, yaitu, Kantor DPRK/ Pasar- SMK Jantho- SDN 7- Perumahan warga Gampong Bukit Meusara, SMK Grafika RT VI- bekas RSUD Aceh Besar – Telkom / Jalan Prof A Majid Ibrahim di depan Gedung Kantor Bupati. Scrin shot google Maps.

 
 

BACA..  Polda Aceh Amankan 100 Kilogram Sabu Jaringan Internasional

Amatan Media atjehdaily.id, Sabtu sore, seluruh badan jalan yang mengelilingi lapangan Bungong Jumpa meliputi Jalan Prof A Majid Ibrahim, Jalan T Bakhtiar Panglima Polem, jalan Depan Masjid Agung dalam kondisi diblokir dengan ratusan ban bekas serta pagar besi. Untuk akses masyarakat dari Barat ke Timur Kota Jantho diarahkan ke jalan potong samping Gedung Kantor DPRK , Kantor Kejari ke Gampong Bukit Meusara, dan tembus ke depan Kantor Bupati Aceh Besar, begitu juga sebaliknya. (Dahlan)