Proyek Otsus Digali Jurnalis, Sang Kadis Langsung Naik Tensi

oleh -129 views
Proyek Otsus
Kegiatan pelatihan bernilai lebih setengah miliar rupiah di Disnakertrans Aceh Tamiang. Foto: Zulherman

Proyek Otsus Digali Jurnalis, Sang Kadis Langsung Naik Tensi

KUALASIMPANG (AD)Proyek otsus digali jurnalis, Kepala Dinas Pekerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Tamiang M. Zein langsung naik tensi saat melayani pertayaan wartawan perihal dana pelatihan program Skill Development Center (SDC), bersumber dari dana Otsus Provinsi Aceh tahun 2021  sebesar Rp.663 juta rupiah.

Dana sebesar Rp.663 juta rupiah tersebut diperuntukkan untuk pelatihan usaha mandiri masyarakat (USMAN) yang dilaksanakan di sejumlah sekolah SMKN yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang saat ini.

Saat dikonfirmasi wartawan mediaaceh.co.id, Jumat 25 Juni 2021 di ruang kerjanya, H. M. Zein terlihat tegang dan emosi, setiap kali menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh media terkesan alergi.

Apalagi itu; ketika ditanya tentang penggunaan anggaran kegiatan pelatihan yang sedang dilaksanakannya, M. Zein merampang dan membentak wartawan memperlihatkan diri bukan seorang kepala dinas.

Memperlihatkan sikap merampang dan marah, ada indikasi yang tidak beres, hingga kasus ini menjadi menarik untuk ditelisik lebih dalam, apalagi uang yang digunakan untuk pelatihan tersebut adalah uang negara.

Begini kejadian tersebut berawal pada Jumat pukul 10.00 WIB wartawan mendatangi kantor Disnakertrans Aceh Tamiang ingin mengkonfirmasi H. M. Zein selaku kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi untuk pemberitaan berapa jumlah peserta pelatihan usaha mandiri masyarakat (USMAN) dalam program SDC (Skill Development Center) tahun 2021.

Anehnya M. Zen menjawab, “kenapa, ada apa kalian takut kami manipulasi data jumlah peserta” jawabnya, dengan nada yang tinggi dan kurang bersahabat.

Anehnya lagi, saat ditanya tentang sumber dana dan berapa anggaran kegiatan M. Zein tidak berani menjelaskannya dan mengarahkan kepada kepala bidang yang bernama Ros.

Karena kepala bidang tidak berada di ruangan, selanjutnya pukul 16.00 WIB sore harinya wartawan kembali menemui Ros, Kabid Ketenagakerjaan.

Dan ketika ditanyai Ros selaku Kabid berbelit belit dengan alasan baru menjabat dan tidak berani menjelaskan tentang penggunaan anggaran kegiatan.

Pada saat berbincang tiba-tiba muncul M. Zein di ruangan Kabid Roe dan dengan nada tinggi mengatakan, “kalian mau apa nanya anggaran, mau investigasi kami kemari?, macam penyidik saja kalian,” sebut H. M. Zen.

Padahal jurnalis hanya ingin menanyakan berapa anggaran kegiatan dan berapa uang saku peserta demi untuk pemberitaan yang akurat malah dijawab “kalian apa tidak tahu saya?,” dengan nada tinggi.

Ketika ditanya tentang penggunaan anggaran pelatihan dan berapa jumlah uang saku peserta demi untuk pemberitaan yang akurat, M. Zen menjawab secara singkat “anggaran Otsus Rp.663 juta rupiah,” sambil meninggalkan ruangan.

Selanjutnya menyerahkan pada Kabid Ros untuk menjawab pertanyaan media. Namun salah satu Kabid yang bernama Ros tidak mau menjawab berapa uang saku peserta dan beralasan dirinya mau Finger Print dan meninggalkan media di ruangan begitu saja.

Disisi lain pada Sabtu, 26 Juni 2021, Media Aceh turun ke lapangan ingin pembuktian tentang kegiatan pelatihan sejumlah SMKN yang ada di Aceh Tamiang.

Ada empat sekolah SMKN yang digunakan untuk pelatihan yaitu sekolah SMKN 2 Karang Baru, SMKN1, Kualasimpang SMKN 1 Karang Baru, SMKN Bendahara, dengan instrukturnya atau pematerinya memakai satu orang guru di masing masing sekolah yang digunakan untuk pelatihan.

Pantauan media di lokasi pelaksanaan proyek otsus ‘latih-latih’ itu, terdapat empat jurusan pelatihan diantaranya pelatihan Komputer, sepeda motor, service handphone, Barista (peracikan kopi) yang diikuti 136 orang peserta dari berbagai Desa di Aceh Tamiang yang jumlah personiilnya masih di keraguan. Selanjutya silahkan pembaca menyimpulkan!!!,[Zulherman]