Bang Zak Perjuangkan Aspirasi Warga Lewat Legislatif

oleh -82 views
Zakiruddin (Bang Zak) Caleg DPRA dari Daerah Pemilihan 7 (Kota Langsa dan Aceh Tamiang)

“Dorongan untuk mengawal aspirasi masyarakat sangat signifikan di pemerintahan, sehingga, saya merasa terpanggil dan ikut untuk meraih kursi di DPRA,” Katanya.

KUALASIMPANG | atjehdaily.id – Bang Zak, begitu sapaan akrab Muhammad Zakiruddin yang lahir di Kampung Teluk Kemiri, Kecamatan Bendahara 46 tahun silam tepatnya 5 September 1977, mengawali percakapan saat dirinya beralih haluan dari politik bisnis melompat ke dunia politik praktis.

Bg Zak putra asli Aceh Tamiang, Dia lebih dikenal masyarakat sebagai pebisnis muda dan sangat mumpuni dibidang jasa konstruksi, Penyewaan alat Berat, dan Importir.

Pria berkulit putih, bermisai dengan tinggi 163 centimeter terlihat klimis dibalut tshirt putih dan pentalon blue jeans hitam kegemaran tampak sumringah, ketika dicerca pertanyaan terkait dirinya beralih ke dunia politik praktis pada dialog singkat tersebut.

“Di samping desakan orang tua kampung, teman, sahabat dan orang tua. Terutama itu keluarga [Anak dan Istri]. Niat tulus saya Lilahita’ala ingin mengabdi dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan khususnya dan umumnya Aceh Tamiang,” jawabnya renyah.

Lelaki murah senyum itu, kini telah menjadi politikus dari Partai Lokal. Partai Aceh (PA). Bang Zak resmi dipinang PA medio bulan Agustus lalu, itu pilihan. Dia berpilosofi, [Lebih baik besar dengan Partai Lokal, tapi menjadi lebih berharga, dari pada partai besar [Parnas] tapi terasa kecil].

Debut politiknya terlihat, ketika Bang Zak bertandang ke tengah-tengah masyarakat, Dia tak terlihat asing, sebaliknya warga yang menyapa lebih dulu, itu pertanda warga cukup mengenal sosok Bang Zak yang dikenal merah ramah, supel dan suka menolong.

Suami Tarra Tariza Ruzar, apakah meninggalkan bisnisnya?, tentu saja tidak. Bisnis tetap berjalan, ditangani oleh orang-orang yang profesional dan proporsional. “Jadi saya tidak sulit manajerialnya dari jauh,” jelasnya.

Posisi Bang Zak kini sudah anteng, mendeklarasikan dirinya sebagai Calon Lesgislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Daerah Pemilihan (Dapil) 7 [Kota Langsa dan Aceh Tamiang].

Dia sudah mantap pada PA, notabene dikomandoi Panglima Haji Muzakir Manaf atau Mualem [sapaan akrabnya]. “Pilihan saya sudah klop, sebagai orang Aceh, harus bersampan ria dengan PA, apalagi sebagai putra Aceh Tamiang, selayaknya saya mencalonkan diri. Sebab selama ini diisi oleh teman-teman di luar Teumieng,” kata Bang Zak.

Apalagi Bang Zak di dukung dan dipercaya oleh masyarakat. Keinginannya sangat sederhana, jika dipercaya pada Pemilu legislatif 2024 mendatang, dirinya siap mengabdi secara total untuk kepentingan masyarakat.

Penapakan Bang Zak di PA cukup memberi warna tersendiri bagi Partai kebanggaan warga Aceh itu. Kehadirannya boleh dibilang mengagetkan, secara tiba-tiba dia ada di tengah-tengah warga PA.

“Dorongan untuk mengawal aspirasi masyarakat sangat signifikan di pemerintahan, sehingga, saya merasa terpanggil dan ikut untuk meraih kursi di DPRA,” Katanya.

Menurut Bang Zak, semula ia mencalonkan diri maju untuk kursi di DPRK Aceh Tamiang Dapil II. Setelah melalui pertimbangan yang matang dan masukan rekan-rekan, saudara dan orang-orang di sekelilingnya , akhirnya beralih haluan dan memutuskan ke DPRA Dapil 7.

“DPRA menjadi pilihan karena Aceh Tamiang dan Langsa adalah keluarga besar saya. Dan Insya Allah ketika diberikan kepercayaan kita jaga amanahnya,” tukasnya.

Penegasannya, memilih mencalonkan dari Partai Aceh bukan tanpa alasan. Menurutnya, Partai Aceh adalah partai yang mapan bagi warga Aceh untuk memperjuangkan hak-hak warga Aceh.

Partai Aceh lahir dari perjuangan Aceh sehingga memiliki marwah yang cukup untuk bersama dalam membangun Aceh. Bang Zak yakin dengan mengantongi nomor urut 5 di pencalonan, merasa optimis bisa meraih 1 kursi DPRA Dapil 7 pada pemilihan legislatif 2024 mendatang.

“Target Dapil 7 tambah kursi Partai Aceh di DPRA, saya yakin dengan kebersamaan dan kebesaran Partai Aceh dapat tambah kursi. Itu harus kita optimis dapatkan,” tegasnya.

Bang Zak juga memiliki motivasi sendiri yang melatarbelakangi dirinya terjun mencalonkan diri. Baginya, politik adalah kemanusiaan dan juga kekuasaan. Jika keduanya dipadukan diyakini akan membantu kesejahteraan masyarakat.

“Saya meyakini orang dan masyarakat umumnya menginginkan perubahan yang diharapkan dalam berpolitik. Sehingga dalam kontestasi pileg 2024 tentu akan memberikan hak pilihnya pada Caleg yang inginkan perubahan,” harapnya. [Syawaluddin].