Meskipun Sederhana HUT TNI ke 73 di Sabang Penuh Makna

oleh -87 views

Sabang (ADC) – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional indonesia (TNI) ke-73 Tahun 2018 yang dilaksanakan dipusatkan di dermaga Container Terminal (CT-3) Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Jumat 5 Oktober 2018, meskipun pelaksanaannya sederhana namun penuh makna.

Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko, bertindak sebagai Inspektur, Letkol Elektronika Ery Transito, Komandan Satuan Radar (Dansatrad) 233 Sabang menjadi komandan upacara.

Awalnya upacara yang dilaksanakan di ujung Barat itu direncanakan akan dipimpin Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Laksdya TNI Didit Herdiawan. Tetapi dikarenakan ada kegiatan yang lebih diutamakan maka, Kasum TNI dan rombongan tidak bisa hadir dikarenakan pesawat Hercules yang membawa rombongan digunakan untuk membantu korban gempa bumi dan Tsunami di Sulawasi Tengah.

Prosesi pelaksanaan upacara HUT Ke-73 TNI ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, di Mabes TNI Jakarta, yang menjadi Inspektur upacara dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo.

Untuk wilayah timur Indonesia Merauke digelar di Papua, dan bertindak sebagai Inspektur upacara Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dalam amanat yang dibacakan Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko meminta Rakyat Indonesia mendoakan korban gempa bumi dan Tsunami yang terjadi di Sulawasi Tengah.

Semoga kekuatan dan ketabahan menyertai saudara-saudara kita dalam upaya memulihkan kondisi sebagaimana sedia kala. Upaya yang telah dilakukan masyarakat Indonesia dan juga TNI, baik dalam bentuk bantuan fisik maupun doa diharapkan dapat meringankan musibah dan mempercepat upaya pemulihan.

BACA..  Polda Aceh Gagalkan Peredaran 133 Kilogram Sabu Jaringan Internasional

“TNI bersama komponen bangsa lainnya telah bahu membahu, berupaya sekuat tenaga meringankan beban yang diderita saudara kita (di Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong),” jelas Jenderal bintang dua ini.

Dan juga, TNI telah mengerahkan personil dan alutsistanya untuk memberikan pertolongan pertama, melaksanakan evakuasi, menyalurkan bantuan, memberikan pengamanan serta memulihkan sarana prasarana secara bertahap apa yang dilakukan TNI di lokasi bencana, merupakan perlambang profesionalisme TNI. Hal itu sesuai dengan tema HUT TNI tahun ini, yaitu “Profesionalisme TNI Untuk Rakyat”.

Tema itu, katanya, mengandung makna bahwa TNI harus senantiasa ditingkatkan profesionalismenya melalui berbagai pendidikan, pelatihan, persenjataan, Alutsista serta dipenuhi kesejahteraannya oleh negara.

“Ini semua semata-mata untuk seluruh rakyat Indonesia, bersama rakyat TNI kuat,” kata Pangdam.

Pesan lainnya juga dikatakan, prajurit TNI diminta meningkatkan kewaspadaan dan profesionalisme karena setiap saat tugas selalu menanti, menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang dilimpahkan kepada TNI.
Mantapkan netralitas TNI baik sebagai individu maupun satuan, dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019. Janganlah terpancing emosi dan upaya-upaya melibatkan diri dalam mendukung kelompok tertentu selama pentahapan Pemilu.

“Maka, jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita adalah semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini,” terang Pangdam.

Hadir dalam upacara itu, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah MT, Wali Kota Sabang Nazaruddin, Kasdam IM, para pejabat Kodam IM, Danlal Sabang, Danlanud SIM, Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar, mantan Wagub Aceh, Muzakir Manaf serta pejabat SKPA lainnya.

Usai upacara Pangdam IM melakukan proses potong tumpeng sebagai simbol syukuran HUT ke-73 TNI. Selanjutnya para tamu yang hadir dihibur dengan penampilan Tari Saman dari masyarakat Gayo Lues dan prajurit TNI juga unjuk kebolehan lewat tarung beladiri militer (BDM) Yong Moodo. (Jalal)