Keterbatasan Fisik Tidak Menghalangi Samsul Meraih Segudang Prestasi

oleh -94 views

Nagan Raya (ADC)- Aceh Dalam Home Visit merupakan kegiatan kunjungan ke rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dimana ketika pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah Nagan Raya, mengunjungi salah satu desa mendapati sejumlah hal baru, karena tidak seperti biasanya dan belum pernah ditemukan.

Salah satu hal yang tidak seperti biasanya itu adalah, dimana pasca pendamping PKH menyaring Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tepatnya di desa Bantan, pendamping mendapati anak Disabilitas Samsul Bahri (18) memiliki segudang prestasi yang diraihnya selama ini.

Hal tersebut, disampaikan Azhar Hasan, SE selaku pendamping sosial di wilayah desa Bantan, dalam siaran persnya kepada media atjehdaily.id, Kamis 4 Juli 2019.

Selain itu, Azhar juga mengatakan, tugas pendamping sosial adalah, melakukan pembinaan kepada penerima bantuan sosial (bansos), karena bansos tidak untuk selamanya.

“Untuk itu, pemanfaatan yang tepat dalam peningkatan ekonomi, sangatlah diharapkan,” ujar Azhar.

Oleh karena itu, kita berharap, dengan segudang prestasi yang dimiliki anak Disabilitas ini, kedepannya ada kepedulian dari berbagai pihak untuk mendukung prestasinya. “Apalagi sumber daya yang dimiliki anak ini sangatlah baik, sehingga membuahkan hasil yang maksimal. Walaupun dalam keadaan keterbatasan fisiknya,” pinta pendamping PKH ini.

BACA..  Prediksi Strasbourg vs Bordeaux, Ligue Prancis 02 Desember 2021

Azhar juga menjelaskan, keluarga Samsul Bahri menceritakan kepadanya, bahwa Samsul pernah mewakili Nagan Raya ke Banda Aceh dalam bidang olahraga catur. Samsul sukses meraih juara sebanyak 2 kali.

“Sekali juara 2, serta baru-baru ini Samsul berhasil meraih juara pertama,” katanya.

Kemudian Azhar menambahkan, pada tanggal 25 Agustus mendatang, Samsul akan mewakili Provinsi Aceh ke tingkat Nasional untuk mengikuti olahraga Catur Nasional.

“Anak Disabilitas ini menurut pengakuan Nurhayati (ibu kandungnya), semenjak dari kecil hingga duduk kursi sekolah menengah pertama (SMP), anaknya mampu melihat dengan baik. karrena mengidap satu penyakit, menyebabkan dirinya kebutaan dan tidak bisa melihat lagi sampai dengan detik ini.

“Harapan dari anak dan keluarganya, kepada pemerintah dan lembaga yang sudah membantu selama ini salah satunya PKH Nagan Raya, agar kedepannya terus mendapatkan perhatian, sehingga samsul bisa membawa nama baik kita semuanya,” harap Nurhayati.

Ia juga meminta kita dapat menjaga dia secara bersama-sama untuk lebih giat lagi dalam mengukir prestasi kedepannya,” pinta Nurhayati selaku ibu kandung Samsul Bahri. (Ahmad Fadil)