Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

YARA Minta Bupati Copot Direktur RSUD Sultan Iskandar Muda

oleh

Laporan | Ahmad Fadil

Nagan Raya (AD)- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh hingga Februari 2021, menunggak utang sebesar Rp 18 Miliar.

Menyikapi hal itu, Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Nagan Raya, Muhammad Zubir, SH meminta Bupati mencopot Direktur Rumah Sakit tersebut.

“YARA minta kepada Bupati Nagan Raya untuk mengganti Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda, karena tidak mampu memimpin Rumah Sakit tersebut. Jangan berdalih karena Covid -19, karena sangat banyak uang daerah diplotkan untuk penanganan Covid -19,” tegas Zubir, Jum’at 5 Februari 2021.

BACA..  Kasus Bansos di Dinas Sosial Bireuen Berlanjut ke Kejaksaan Agung RI

Selama ini, kata Zubir, banyak masalah di rumah sakit tersebut, namun Direktur rumah sakitnya masih luput dari Resufhlle Kabinet Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya.

“Ini sangat merugikan daerah yaitu Kabupaten Nagan Raya. Dimana Pemerintah sedang berjuang untuk mempertahankan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI),” ungkapnya.

Selain itu, kata Zubir, jika Direktur berdalih tidak ada pasien yang berobat di rumah sakit umum itu, maka sangat bertolak belakang dengan kondisi masyarakat yang kita lihat setiap harinya memenuhi setiap praktek klinik yang ada di Nagan Raya.

BACA..  Kasus Bansos di Dinas Sosial Bireuen Berlanjut ke Kejaksaan Agung RI

“Kenapa masyarakat enggan berobat ke rumah sakit umum, ada apa ini,” tanya Zubir.

Berdasarkan hal tersebut, YARA berharap, Pak Bupati turun tangan untuk mengevaluasi dan merubah manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Iskandar Muda, agar kedepannya manajemen rumah rumah sakit ada perubahan dalam melayani masyarakat dengan baik,” tutup Ketua Perwakilan YARA Nagan Raya ini. (*)