Polisi dan PMI Evakuasi Mayat Laki-Laki di Depan Rujak Garuda

oleh -554 views
example banner

Banda Aceh (AD)- Polisi dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh mengevakuasi mayat laki-laki yang ditemukan di kios depan rujak Aceh Garuda, Banda Aceh, Rabu 4 November 2020 siang. 

Penemuan mayat dengan identitas Nirwansyah (48) warga Gampong Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh tersebut, tidak ditemukan identitas serta tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kapolsek Baiturrahman Iptu Tri Andi Dharma, S.Sos, M.Si mengatakan, saat ditemukan korban sudah tergeletak diatas meja dalam sebuah kios yang belum dihuni.

BACA..  Aminullah Usman Serahkan Rumah "Pro Bergemilang" Untuk Yusnidar

“Saat ditemukan oleh saksi Wiki, sekira jam 11.30 WIB, saksi melihat korban dalam keadaan duduk atas meja kios kosong, dan terlihat seperti dalam keadaan kurang sehat,” tutur Andi

Kemudian lanjutnya, sekira jam 14.30 WIB, saksi melihat korban sudah tertidur diatas meja kios kosong, lalu saksi Wiki mencoba mengecek atau membangunkan korban dengan cara memukul-mukul dinding kios, namun korban terlihat seperti tertidur dan tidak ada respon.

“Saksi Wiki melaporkan kepada perangkat gampong dan memeriksa kondisi tubuh korban yang sudah dingin, serta dipastikan sudah meninggal dunia, serta menutupi tubuh korban dengan sehelai kain panjang,” kata Kapolsek.

Setelah mendapat informasi adanya penemuan mayat, Personil dari Polsek Baiturrahman yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Baiturrahman Iptu Tri Andi Dharma, S.Sos, M.Si langsung datang dan mengamankan TKP dengan memasang Police Line.

BACA..  Aminullah Usman Serahkan Rumah "Pro Bergemilang" Untuk Yusnidar

“Tim Innafis Satreskrim Polresta Banda Aceh melakukan olah TKP serta Tim PMI Banda Aceh melakukan evakuasi mayat bersama Polisi ke RSUZA guna dilakukan Visum Et Revertum,” sambungnya.

Pada saat dirumah sakit, menurut dokter ahli bedah, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban serta ditemukan uang senilai 65 ribu di saku celana dan 5 ribu pada genggaman tangan korban,” ungkapnya.

BACA..  Aminullah Usman Serahkan Rumah "Pro Bergemilang" Untuk Yusnidar

Dengan beredarnya informasi dari berbagai WAG, keluarga korban Rosmini, membenarkan bahwa korban Nirwansyah merupakan adiknya berdasarkan Kartu Keluarga yang dibawa olehnya ke RSUZA serta membenarkan saat ini mengalami gangguan jiwa, dan juga ada riwayat sakit paru-paru.

“Jenazah korban sudah dibawa oleh pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman serta menolak untuk dilakukan visum et revertum sesuai dengan surat pernyataan yang ditandatangani pihak keluarga,” pungkas Tri Andi Dharma. (*)