Bupati Bireuen Serahkan Zakat Untuk Tunanetra dan Santri

oleh -106 views
example banner

Laporan | Maimun Mirdaz

Bireuen (AD) – Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, M,Si menyerahkan secara simbolis kepada Perwakilan Tuna Netra dan santri, zakat tahap II tahun 2020, yang dipusatkan di Kantor Baitul Mal, Bireuen, Rabu (4/11).

Dalam acara penyerahan zakat untuk tuna netra dan santri itu, turut mendampingi Bupati Bireuen, Ketua BMK setempat, Tgk Muhammad Hafiq, S.Sy, anggota Komisioner BMK, dan sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Bireuen.

Bupati Muzakkar, mengharapkan kepada penerimanya untuk mendoakan dan berterimakasih kepada para pembayar zakat. “Semoga penerimaan zakat dapat meningkat dan lebih banyak. Sehingga fakir miskin, muallaf, tunanetra dan penerima lainnya bisa terbantu,” pinta Bupati Bireuen.

Sementara Ketua Baitul Mal Kabupaten Bireuen, Tgk Muhammad Hafiq mengucapkan terima kasih, kepada ASN Pemkab Bireuen, Kemenag Bireuen, anggota Polres Bireuen dan instansi vertical yang mempercayakan zakatnya disalurkan melalui Baitul Mal Kabupaten Bireuen. Zakat yang disalurkan kali ini, merupakan zakat tahap II periode Mei – September 2020 , yang berasal dari PNS Pemkab Bireuen, Kemenag Bireuen maupun zakat yang sejumlah instansi vertikal di kabupaten setempat.”Saya mengimbau BUMN dan instansi lainnya yang ada di Kabupaten Bireuen, maupun pengusaha untuk menyalurkan zakat dan infak melalui Baitul Mal Kabupaten Bireuen, yang nantinya disalurkan kepada penerima sesuai, dengan asnaf menurut Syariat Islam,” harapnya.

BACA..  Kakanwil Kemenag Aceh Launching Madrasah Plus Ketrampilan, ini Yang Disampaikan

Besar harapan, sebut Tgk Muhammad Hafiq, jika jumlah zakat dan infak yang terkumpul, bisa terus meningkat, dengan semakin meningkatnya zakat dan infak yang terkumpul melalui Baitul Mal Bireuen, maka akan lebih banyak fakir, miskin, muallaf, siswa, santri dan penerima hak lainnya, bisa terbantu. Sedangkan penenerima zakat, yang jumlahnya mencapai 4.687 penerima yang berasal dari berbagai asnaf (senif), sesuai dengan Syariat Islam. Jumlah penerimanya lebih banyak dari Tahap I yaitu 3.661orang.

Menurut Tgk Muhammad Hafiq S.Sy, menyebutkan dana zakat tahap II yang disalurkan pada tahap II jumlahnya mencapai Rp3.999.135.000, yang diserahkan kepada yang berhak menerimanya. Sebagian senif sudah dilakukan penyaluran, dan senif lainnya dalam proses persiapan transfer, yang penyaluran dilakukan dengan transfer langsung ke rekening penerima, kecuali hak fakir yang sudah uzur langsung diantar ke rumahnya, Ujarnya.

BACA..  Dihadiri HRD Ketua PW Provinsi Aceh Lantik PC NU Kabupaten Bireuen

Dana zakat yang disalurkan yaitu untuk hak fakir uzur 277 orang sebesar Rp 415.500.000, hak miskin 313 orang sebesar Rp 313.000.000, hak miskin melalui UPZ Kecamatan 215 orang sebesar Rp172.000.000, hak fakir dan miskin melalui UPZ Polres Bireuen sebesar Rp 55.860.000.

Berikutnya, bantuan untuk 600 orang santri pada dayah salafi dan balai pengajian Rp 480.000.000, penyaluran hak miskin zakat produktif Rp 550.000.000, hak miskin tunanetra 92 orang Rp 64.400.000, Hak miskin biaya pendamping berobat kepada 18 orang Rp 44.000.000. Berikutnya, hak miskin muallaf 94 orang dengan jumlah Rp75.200.000, hak muallaf (muallaf baru) 7 orang, sebesar Rp 17.500.000. Zakat itu, juga disalurkan kepada hak Gharimin yaitu kepada penerima yang rumahnya musibah kebakaran sebanyak 20 orang dengan total dananya Rp 200.000.000. Selain itu zakat turut disalurkan kepada 710 siswa SD Rp 355.000.000, 592 siswa SMP Rp 296.000.000, siswa MA 11 orang Rp 5.500.000, 85 orang siswa MTs Rp 42.500.000, 953 orang siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Rp 476.500.000.

BACA..  Tuntut Realisasi MoU Helsinki, AMM Gelar Aksi Mogok Makan

“Penyaluran untuk siswa di sekolah lingkungan Kemenag Bireuen kali ini lebih besar dari biasanya sebab pada tahap sebelumnya tidak tersalurkan, sehingga digabung dengan penyaluran tahap II tahun 2020,” pungkas Tgk Muhammad Hafiq. (*).