LPPT-PERGUNU Surati Jokowi Ajak Lakukan Jihad, Soal Apa?

oleh -43 views
LPPT-PERGUNU
Surat LPPT-PERGUNU ke Presiden RI, Joko Widodo. Foto: Screenshot WA

BANDUNG (AD)– LPPT-PERGUNU (Lembaga Pengembangan Pengobatan Tradisional-Persatuan Guru Nahdlatul Ulama) menyurati Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dan masyarakat Indonesia melakukan Resolusi Jihad Kesehatan (RJK). Ajakan ini sebagai respons Pergunu atas kondisi pandemi yang semakin parah.

Surat tersebut juga diteruskan ke MPR RI, DPR RI, Ketum PB NU, Banom NU, Menteri Kesehatan, Gubernur seluruh Indonesia, Media Cetak, Media Elektronik dan Media Televisi, Pimpinan Pesantren, Organisasi Keagamaan, Pimpinan Ormas, serta seluruh masyarakat Indonesia.

Dalam rilis pers diterima Atjehdaily.Id, Minggu, 04 Juli 2021, Kepala LPPT Pergunu Asep Rukmana mengatakan, ajakan Resolusi Jihad Kesehatan (RJK) diwujudkan dalam bentuk seruan menyandingkan program atau pengobatan modern dengan tradisi atau pengobatan nahdliyin atau tradisi Indonesia. Seruan ini juga telah disampaikan kepada presiden dan lembaga negara lainnya.

Lanjut Kepala LPPT-PERGUNU, Asep Rukmana, seruan terbuka RJK ini semata-mata mendukung pemerintah. Mengajak bekerja bersama dengan tepat, efektif, efisien dan berpedoman pada perpaduan dunia modern dan kebijakan tradisi nusantara yang sudah terbukti. Tradisi itu sudah terbukti di kalangan pesantren, nahdiyin dan masyarakat umum selama Covid-19.

“Kami hanya ingin Indonesia selamat, tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, anak dan cucu kami kembali bersekolah, dan ekonomi masyarakat menengah ke bawah kembali bangkit, dan tentunya kebangkitan seluruh komponen bangsa,” jelas dia.

 

Menurut dia, para putra-putri, anak cucu pendiri Nahdlatul Ulama untuk mengenang Indonesia dulu. Ketika para pendahulu dengan resolusi jihadnya atas dukungan dari Presiden Soekarno membawa energi positif, hati nurani, jiwa dan rela berkorban.

“Kami mengajak para pecinta Indonesia dari kalangan Kristen, Protestan, Budha, Hindu, dan penganut aliran kepercayaan untuk bangkit bersama, berjuang bersama untuk keutuhan dan keberlangsungan NKRI,” jelas Asep.

Saat ini, kata dia, adalah saat yang paling tepat untuk meraung dan membuktikan diri bahwa masyarakat Jabar, siliwangi dan mencintai Indonesia. Waktunya untuk bersama menyelesaikan situasi pandemi yang berkepanjangan ini.

“Kami mengajak seluruh pemuda, Ibu, Bapak, saudara saya sebangsa setanah air untuk bersama menyelesaikan situasi pandemi yang berkepanjangan ini,” jelasnya.

“Mari bersama mendukung, mengawal, dan terlibat aktif dalam program pemerintah yang berjalan saat ini dan menyandingkan program tersebut dengan tradisi nahdiyin, nusantara, dan Indonesia tercinta,” tukasnya (RP/TM)