Anti Dengan Kritikan Forkab, Ketua TKD Aceh Disarankan Belajar Kematangan Politik

oleh -74 views

Banda Aceh (ADC)- Ketua Umum Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh, Polem Muda Ahmad Yani atau yang juga akrab di sapa Polem, menilai sikap risih Irwansyah selaku ketua TKD Aceh atas saran Polem yang memintanya melakukan konsolidasi dan mengevaluasi kinerjanya selama ini yang dinilai gagal menjalankan misi pemenangan Jokowi, mencerminkan dirinya masih labil dalam berpolitik dalam menanggapi sikap kritikan pihak lain.

“Hal ini juga sebagai sebuah dalil, jika posisi ketokohan ketua TKD Aceh perlu dipertanyakan, dan dirinya terkesan cukup prematur untuk di nobatkan pada posisi puncak ketua TKD Aceh,” ungkap Polem dalam siaran persnya kepada media atjehdaily.id, Kamis 4 Juli 2019.

Apalagi statement Ketua TKD Aceh yang menyatakan, ‘Bahwa di Aceh lebih banyak tim relawan dari pada suara yang didapat’, Seolah olah menyalahkan dan menyudutkan kinerja tim relawan Jokowi-Makruf Amin, yang disitu ada tim KAJAK Aceh, Sekber Jokowi-Ma’ruf, Gam Independent, Forkab, Bravo Aceh, dan lainnya yang telah bekerja maksimal untuk pemenangan Jokowi di Aceh.

Polem mengatakan, para relawan selama ini merasa kehadiran TKD di Aceh tidak maksimal dalam mengkonsolidasi kerja tim semasa kampanye pilpres kemarin, dan lebih memilih berjalan sendiri tanpa adanya koordinasi yang baik untuk menyusun strategi pemenangan.

“Untuk itu Forkab menilai, sikap dan pernyataan Ketua TKD Aceh yang terkesan ingin mengkambing hitamkan kinerja para timses relawan selama ini, tentu sangat kita sesali dan telah membuat para teman relawan kecewa berat atas statementnya,” ujar Polem.

Padahal, sebagaimana yang Irwansyah sampaikan sendiri lewat peran dan kewenangan yang dimiliki dan diberikan oleh TKN Pusat kepada TKD Aceh, bisa lebih maksimal untuk meraih kemenangan Jokowi di Aceh, bukan malah sebaliknya. Itu yang seharusnya menjadi point catatan penting menurut Polem.

“Oleh karena itu, para relawan dan timses pemenangan Jokowi-Ma’ruf, meminta kepada TKD Aceh segera berbenah dan melakukan konsolidasi kekuatan bersama ke arah yang lebih baik, tanpa ada lagi pernyataan saling menuding dan saling menyalahkan sesama. Sehingga kita bisa semakin maksimal untuk mengawal realisasi janji politik Pak Jokowi selaku Presiden RI terpilih untuk masa 5 tahun kedepan,” ajak Polem Muda.

BACA..  DPRA Ingatkan Pemerintah Aceh Untuk Perbaiki Tata Kelola Pemerintahan

Selain itu, ia juga menambahkan, tugas kita adalah mengawal realisasi visi misi, dan itu bukan hanya tugas TKD Aceh saja, akan tetapi tugas dari seluruh tim pemenangan dan relawan, serta seluruh masyarakat yang ada di Aceh.

“Berdasarkan alasan tersebut, maka Ketua TKD Aceh Irwansyah atau yang juga akrab di sapa Muksalmina ini, jangan terlalu maju sendiri untuk memikirkan pencitraan politik semata. Bagi Forkab, saat dikomfirmasi oleh awak media terkait dengan pemberitaan kapasitas ketua TKD Aceh yang diisukan maju sebagai ketua PDI Perjuangan dan Wagub, itu kita tidak ada urusan,” tegas Polem Muda Ahmad Yani.

Menurut Polem, yang terpenting bagi Forkab sebagai bagian dari pemenangan Jokowi- Ma’ruf, hanyalah mengawal janji dan visi misi pak Jokowi sebagaimana yang dipesankan oleh tim TKN Pusat.

“Adapun mengenai kritikan Forkab yang dinilai tidak sopan, itu hal yang kita anggap wajar sebagai konsekwensi dari sikap Ketua TKD Aceh yang abai terhadap kinerja relawan Jokowi-Ma”ruf Amin selama ini,” tutup Polem Muda Ahmad Yani Selaku Ketum DPP Forkab Aceh. (Ahmad Fadil)