Fachrul Razi : CDOB Kota Panton Labu Prioritas Masuk Pemekaran di Tahap Selanjutnya

oleh -72 views

example banner

Aceh Utara (AD) – Ketua Komite I DPD RI H Fachrul Razi, S.I.P,.M.I.P melakukan kunjungan ke daerah CDOB Kota Panton Labu dalam rangka temu ramah dengan masyarakat CDOB Kota Panton Labu yang meliputi 5 Kecamatan, acara berlangsung di balai desa Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Sabtu 3 April 2021.

Acara tersebut sekaligus pengukuhan pengurus baru CDOB Kota Panton Labu yang di tempung tawari oleh imam besar Masjid Raya Pasee Kota Panton Labu Tgk H Abdul Wahab, S.Hi.

Fachrul Razi saat dikonfirmasi oleh media mengatakan ada 6 Prioritas CDOB di Aceh diantaranya, Kabupaten Aceh Selatan Jaya, Kabupaten Kepulauan Selaut Besar, Kabupaten Aceh Raya, Kabupaten Aceh Malaka serta Kota Meulaboh dan Kota Panton Labu, kata Fachrul Razi

“Pemekaran Kota itu lebih besar peluangnya dari pada Kabupaten, kalau dilihat struktur kepentingan pusat, karena Kota Panton berubah dari Kabupaten menjadi Kota, jadi naik status dan lebih mudah dimekarkan karena anggaran dari fasilitas sudah memenuhi dan daya dukung geografi juga sudah memenuhi, kata Ketua Komite I DPD RI ini.

Lanjutnya, jadi kota Panton lebih berpeluang dan diproritaskan untuk dimekarkan pada tahap selanjutnya, karena memang kondisinya itu bukan berarti mengurangi kabupaten tetapi memperkuat sebenarnya. “Jadi kota Panton ini naik status dari kabupaten menjadi kota dan kota Panton memenuhi syarat,” terangnya Fachrul Razi didampingi oleh ketua CDOB Panton Labu Teuku Otman (Ayah Ot).

Terkait moratorium pemekaran daerah, terang Fachrul Razi, hal ini terkait belum adanya penandatanganan Detada (Desain Penataan Daerah) dan Desertada (Desain Besar Penataan Daerah) oleh pemerintah.

BACA..  Ini Kata Wali Kota Sabang Pada Paripurna Penyampaian LKPJ Tahun 2020-2021

Ia mengatakan, dirinya sudah pernah membahas hal tersebut dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Hasil kesepakatan dengan Wapres bahwa Detada dan Desertada akan segera ditandatangani dan prioritas pemekaran adalah daerah di Provinsi Papua, kemudian di Provinsi Aceh.

“Hari ini kita mau membantah bahwa asumsi pemekaran adalah kepentingan elite. Pemekaran di Kota Panton adalah pure, murni keinginan rakyat yang ada di Panton Labu, bukan dari elit-elit,” ujarnya.

Sementara Ketua Baru CDOB Kota Panton Labu Teuku Otman sangat optimis apalagi Aceh Utara memiliki desa terbanyak yakni 852 desa, sehingga peluang pemekaran berpotensi sangat besar.

Pihaknya juga menargetkan bahwa Panton Labu akan segera terbentuk dan menjadi Pemkot baru di Aceh.

“Kita juga terus melobi- lobi. Prosedurnya kita ikuti dan lakukan. Nah mungkin di 2023, Insya Allah jadi,” tandasnya.

BACA..  Ini Kata Wali Kota Sabang Pada Paripurna Penyampaian LKPJ Tahun 2020-2021

Ayah Ot juga mengharapkan dukungan penuh dari tokoh dan warga CDOB serta pihak terkait lainnya, juga tetap selalu kompak dan bersatu.

Sementara peserta yang diundang dalam acara itu dibatasi mengingat masih dalam suasana Covid- 19 dan setiap peserta yang berhadir diwajibkan mematuhi protokol kesehatan.

Peserta yang hadir itu merupakan perwakilan dari 5 kecamatan dalam wilayah CDOB Kota Panton Labu, di antaranya tokoh agama, tokoh masyarakat dan perwakilan forum keuchik, hadir juga anggota DPRK, DPRA serta tamu undangan lainnya.

Diketahui ada enam CDOB di Provinsi Aceh yang sedang ditangani Ketua Komite I DPD-RI, yakni Kabupaten Aceh Selatan Jaya, Kabupaten Selaut Besar, Kabupaten Aceh Raya, Kabupaten Aceh Malaka, Kota Meulaboh dan Kota Panton Labu.(Sayed Panton).