Warga Diminta Pro Aktif Kawal Dana Desa di Nagan Raya

oleh -129 views

Suka Makmue (ADC)– Tokoh muda asal Nagan Raya, Juanhar meminta masyarakat agar turut terlibat dalam pengawasan dana desa khususnya di Kabupaten Nagan Raya sehingga lebih tepat sasaran.  Permintaan tersebut dikarenakan pemerintah selama ini terkesan tak mampu melakukan pengawasan bila tanpa bantuan dari masyarakat.

“Dana desa itu sudah jadi hak masyarakat desa, jadi masyarakat harus tanggung jawab ikut mengawasi, ikut mengontrol uang itu jadi barang apa. Apakah jadi irigasi, apakah jadi barang, apakah jadi barang-barang yang lain, harus ikut mengawasi,” kata Juanhar kepada atjehdaily.id, Rabu, 3 Januari 2018.

Menurut mantan aktifis Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kabupaten Nagan Raya ini,  kemungkinan penyimpangan dana desa sangat besar, apalagi dana tersebut ditransfer secara langsung dari pemerintah pusat ke desa. “Gak mungkin pemerintah pusat, pemprov, pemda mengikuti begitu banyaknya desa. Kontrol yang paling baik, pengawasan yang paling baik itu adalah dari masyarakat,” tambah Ketua Persatuan Paguyuban Masyarakat Jawa (PPMJ) Kabupaten Nagan Raya ini.

Selain aktif mengawasi, politisi muda ini juga mendesak pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap desa desa yang terindikasi rawan penyimpangan, apalagi sebutnya, selama ini dana desa disinyalir banyak disalahgunakan.

“Kita berharap supaya aparat berwenang menindak oknum oknum yang terlibat korupsi dana desa, baik untuk kepentingan pribadi maupun golongan, lebih lebih bila digunakan untuk kepentingan politik,”  desak pemuda yang pernah aktif di relawan Koalisi Aneuk Nanggroe.

Penindakan terhadap oknum oknum nakal itu sangat diperlukan, supaya memberi efek jera bagi aparatur desa yang bermental korup.  Karena kata dia, tak sedikit pula kepala desa yang berhasil mengelola dana desa dengan baik sehingga lebih tepat sasaran bagi masyarakat.

“Memang perlu diperbaiki prosedurnya agar lebih sederhana. Juga diperbaiki pengawasannya sekarang kan ada satgas pengawasan. Tapi yang paling penting pengawasan itu oleh masyarakat, paling penting,” pungkasnya. (MTU)