example banner

Kapolda Aceh Pimpin Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Narkotika 101 Kilogram

oleh -117 views

example banner

example banner

Banda Aceh (AD)- Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil., Selasa 3 November 2020, melakukan konferensi pers terkait pengungkapan kasus narkotika jenis sabu dan ekstasi seberat 101 Kilogram di lapangan tengah Mapolda Aceh.

Dalam kegiatan tersebut, ikut dihadiri Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Drs. Raden Purwadi, S. H, Irwasda Polda Aceh Kombes Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, Dirnarkoba, sejumlah pejabat utama Polda, perwakilan BNN, dan Kepala Bea Cukai.

Dalam penyampaiannya, Kapolda mengatakan, pengungkapan yang dilakukan oleh anggotanya kali ini sangat besar dan mencapai 101 kilogram, yang terdiri dari 81 kilogram narkotika jenis sabu dan 20 kilogram pil ekstasi.

“Aceh menjadi daerah yang sangat strategis bagi para penjahat khususnya narkoba untuk menjadi tempat mendaratnya barang haram tersebut. Para pelaku ini bukan saja menjadi pengkhianat bangsa, tapi juga pengkhianat agama,” ucap Kapolda.

BACA..  Polda Aceh Ungkap Dua Kasus Penipuan Berkedok Umrah

Pemberantasan ini harus tegas kita lakukan untuk memutuskan suplai narkoba masuk ke Aceh. Ini juga menjadi warning untuk mereka supaya tidak bermain narkoba di Aceh.

“Saya pastikan akan memberantas habis penyeludup, pengedar maupun pemakek narkoba di tanah Aulia ini,” tegas Kapolda.

Dikatakan Kapolda, berapa banyak keluarganya yang hancur karena narkoba, berapa banyak generasi yang rusak oleh barang-barang haram tersebut. Oleh karena itu, mari kita sama-sama baik dari BNN, Bea Cukai, Ditnarkoba, masyarakat dan segenap unsur lainnya untuk berjihat memberantas narkoba.

BACA..  Polda Aceh Ungkap Dua Kasus Penipuan Berkedok Umrah

“Mari kita jaga generasi ini, kita jaga Aceh ini jangan sampai dikotori dengan barang haram dan perbuatan-perbuatan yang melanggar, baik melanggar hukum positif maupun aturan agama,” tutup Kapolda Aceh. (*)