POP IGI Aceh Timur Dilaksanakan di SMPN 1 IDI Secara Luring

oleh -114 views

Aceh Timur, AtjeDaily.id Diklat penyegaran daerah sasaran Kabupaten Aceh Timur Program Organisasi Penggerak Ikatan Guru Indonesia (POP IGI), tahun 2022 dilaksanakan di SMPN 1 IDI, kegiatan tersebut bertema, “optimalisasi peningkatan kompetisi guru melalui program POP IGI”.

Kegiatan ini dilaksanakan secara luring, pada Kamis, (30/6/2022) diawali dengan pembukaan di Aula Sekda Kabupaten Aceh Timur dan dilanjutkan pelatihan full day di SMPN 1 Idi mulai pukul 08.00 pagi sampai jam 17.00 sore.

Acara POP IGI dibuka oleh Ketua MPA Aceh Timur Tgk. Alauddin, AU. Turut dihadiri oleh perwakilan IGI Pusat dan IGI Wilayah Aceh yaitu Imran Lahore. ” POP IGI ini diikuti 122 peserta dari jenjang SMP yang terdiri dari jurusan Matematika, PPKn, IPS, IPA, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan 9 kepala sekolah yang dipandu oleh 7 FasDa,” kata Aiyub,S.Pd lewat rilisnya, Sabtu, (2/7/2022).

Lanjutnya, POP bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan dengan melibatkan peran serta organisasi kemasyarakatan (Ormas) bidang pendidikan yang berdampak pada peningkatan hasil belajar peserta didik secara menyeluruh dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila.

BACA..  Dalam Rangka HUT RI ke-77, Bener Meriah Raih Kado Istimewa SKA Kopi Gayo dari KPRI

“Hal ini tentunya diperlukan sinergitas yang dilaksanakan antara Pemerintah dan organisasi kemasyarakatan. Ormas yang berpartisipasi dalam POP telah memiliki praktik baik dalam peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. Arah kebijakan melalui POP melibatkan berbagai pihak yang bergerak dan bersinergi dalam satu pola pikir yang sama antara masyarakat, sekolah, dan pemangku kebijakan untuk menjadi ekosistem pendidikan yang mendukung program Merdeka Belajar,” ujarnya Aiyub selaku Fungsionaris IGI Aceh Timur ini.

BACA..  Jalan Santai dan Perlombaan Lainnya Meriahkan HUT RI Ke-77 

Aiyub juga menyebutkan, Fokus pelaksanaan POP pada penguatan literasi, numerasi, dan/atau penguatan karakter. Pendekatan dan metode yang digunakan dalam pelaksanaan program peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan tersebut ditentukan oleh masing-masing Ormas sesuai dengan desain dan/atau hasil praktik baik yang sudah dilakukan.

BACA..  Sukses Melaksanakan Upacara 17 Agustus 2022 Wali Kota Sabang Apresiasi Peringatan HUT RI Ke-77

Dalam melaksanakan POP, tambahnya, Ormas dapat menggunakan dana bantuan pemerintah dan/atau biaya mandiri yang berasal dari Ormas atau pihak lainnya.

Ormas yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Dasar menggunakan dana Bantuan Pemerintah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2021, pungkasnya Aiyub yang sebagai narasumber pada acara tersebut.(Sayed Panton).