Sampah Menggunung Di Pasar Kota Panton Labu, Pemerintah Tutup Mata

oleh -215 views

Lhoksukon | ADC – Tumpukan sampah menggunung dan berserakan dari sisa – sisa dagangan para pedagang yang berjualan di pasar tradisional Kota Panton Labu yang terletak di Desa Samakurok, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. Dari tumpukan sampah tersebut mengeluarkan aroma yang tak sedap, sehingga pedagang dan pengunjung pasar banyak yang mengeluh.

Dari pantauan awak media ini, tidak terlihat satupun petugas yang akan mengangkut sampah ke Tempat Pembuang Akhit ( TPA ). Hal tersebut seperti dibiarkan oleh Dinas Kebersihan Kabupaten Aceh Utara, seakan tutup mata.

Abdul Rafar tokoh masyarakat Kecamatan Tanah Jambo Aye yang berdomisili di Desa Samakurok saat dimintai tanggapannya oleh awak media ini Minggu, ( 2/6 ) terkait tumpukan sampah itu mengatakan tumpukan sampah tersebut sudah dua minggu dibiarkan oleh petugas kebersihan Kabupaten Aceh Utara dan tidak ada inisiatif untuk mengangkut atau mengambil untuk dibuang ke TPA.

“Tumpukan sampah tersebut seperti gunung, waktu kita lewat dihadapan tumpukan sampah itu sudah mengeluarkan aroma yang tidak sedap dan para pedagang mengeluh dengan baunya itu”, ujar Rafar

Tambah Rafar, diharapkan kepada Dinas Kebersihan, Kabupaten Aceh Utara dan Muspika Kecamatan Tanah Jambo Aye. Tolong jangan dibiarkan sampah mengendap lama – lama dan sampah tersebut tentunya tidak sehat apalagi sudah mengendap lebih kurang dua minggu dan bisa menimbulkan gejala bagi kesehatan masyarakat.

“Dan ini tidak bisa dibiarkan, karena itu bukan tempat penampungan sampah, sampah tersebut dilintas jalan yang sering berlalu lalang masyarakat tepatnya didepan para pedagang buah – buahan dan makanan yang siap saji”, beber Rafar

Sementara itu Sabri pedagang buah yang posisi dagangannya berhadapan dengan tempukan sampah mengatakan sampah tersebut sudah dua Minggu menumpuk seperti gunung dan petugas kebersihan satupun tidak terlihat untuk memindahkan sampah itu.

Sabri mengharapkan kepada Dinas Kebersihan Kabupaten Aceh Utara agar sampah itu segera dipindahkan karena itu bukan tempat pembuangan sampah.
Selama ada tumpukan sampah yang menggunung di sekitar sini, orang enggan berbelanja di tempat saya, dari tempukan sampah itu mengeluarkan aroma tak sedap. Pungkasnya. ( Sayed F ).