Aminullah Usman Serahkan Rumah “Pro Bergemilang” Untuk Yusnidar

oleh -101 views

Laporan | Ahmad Fadil 
Banda Aceh (AD)- Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyerahkan secara resmi rumah layak huni yang telah ‘dibedah’ melalui Program Bedah Rumah Gemilang (Pro Bergemilang) kepada Yusnidar (49) warga Gampong Neusu Aceh, Senin 30 November 2020.
Sebelumnya, rumah ibu 9 (sembilan) anak ini kondisinya sangat memprihatinkan, kini telah dibangun ulang oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh bekerjasama dengan Bank Aceh Syariah hingga menjadi rumah layak huni. Pengerjaan bedah rumah ini hanya butuh waktu 10 hari saja tuk dirampungkan.
Aminullah Usman dalam sambutannya mengatakan, setelah mengetahui kondisi rumah Bu Yusnidar dan keluarganya, ia pun meniatkan untuk membedahnya dalam waktu sesingkat-singkatnya.
“Saya langsung menghubungi Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Pak Haizir Sulaiman. Bila menunggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK), bulan 6 (enam) tahun depan baru bisa dibangun,” ungkap Aminullah.
Selain itu, Aminullah juga merincikan alokasi pembiayaan pembangunan rumah bertipe 52 dengan tiga kamar tidur. Rumah ini dibangun dengan dana CSR Bank Aceh Rp125 juta, dan dari jajaran Pemko dan Hamba Allah Rp30 juta untuk melengkapi seluruh perlengkapan dan perabotan rumah seperti tempat tidur, sofa, meja makan, kulkas dan lain-lain.
Tak lupa, Wali Kota mengucapkan terimakasih kepada M. Nur Hasan selaku pihak kontraktor yang telah bekerja ‘All Out’ merampungkan bedah rumah Gemilang Perdana dalam tahun ini.
“Aplaus untuk Pak Nur Hasan yang tidak mengambil keuntungan dari proyek ini. Alhamdulillah, dengan dukungan beliau yang menurunkan 15 pekerja, 16 jam per hari, rumah Bu Yusnidar bisa dirampungkan dalam waktu 10 hari,” kata Aminullah.
Pada kesempatan tersebut, Aminullah juga mencanangkan Pro Bergemilang 2021 mendatang. Tahun depan akan kita bedah lagi 10 unit rumah milik warga kurang mampu di Banda Aceh. Pihaknya merencanakan sebulan sekali. Karena 10 ini dari Pemko Banda Aceh, mungkin nanti ada sumbangan dari pihak lain.
Selain bedah rumah, melalui baitul mal dan dinas terkait sejak 2017, Pemko Banda Aceh telah merehab dan membangun baru sebanyak 511 unit rumah layak huni bagi fakir miskin. Dalam kurun waktu 2017-2020 via Baitul mal, kita telah membangun 83 unit rumah dan merehab 19 rumah warga kurang mampu. Sementara, melalui Dinas Perkim ada 131 unit rumah yang dibangun baru dan 278 direhab, jadi totalnya ada 511 unit rumah.
“Alhamdulillah, upaya Pemko Banda Aceh dalam mengentaskan rumah tidak layak huni ini telah berkontribusi dalam penurunan angka kemiskinan dari 7,22 persen menjadi 6,96 persen. Saat ini hanya Banda Aceh yang masuk zona hijau angka kemiskinan di Aceh, yakni di bawah 10 persen,” pungkas Aminullah.
Diakhir sambutannya, Wali Kota mengucapkan selamat menempati rumah baru kepada Bu Yusnidar dan keluarga. “Mulai hari ini Bu Yusnidar tinggal di rumah yang layak, semoga rumah ini menjadi tempat tinggal yang nyaman, dan ibu bida beribadah serta mencari rezeki dengan tenang,” demikian tutup Aminullah Usman seraya mengucapkan terimakasih kepada Bank Aceh Syariah dan seluruh pihak yang telah membantu, termasuk warga Neusu Aceh.
Turut hadir dalam prosesi tersebut, Dirut Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman, Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, para Kepala SKPK terkait, unsur Muspika Baiturrahman, perangkat gampong, dan sejumlah warga setempat. (*)

BACA..  Yalsa Boutique Luncurkan Busana Muslim Terbaru Aceh