example banner

Hidupkan Lagi Jalur Reguler Penerbangan Sabang

oleh -102 views

example banner

example banner

Laporan | Zalaluddin KY

SABANG (AD) – Untuk menghidupkan kembali penerbangan reguler dari dan ke Sabang, Komandan Lanud MUS Letkol Pnb Dariyanto, lakukan kunjungan ke Bandara Udara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Minggu, 1 November 2020.

example banner

Danlanud Maimun Saleh bersama Dansatrad 233 Sabang Letkol Lek Firmansyah, Kepala UPBU Maimun Saleh Ir. Yan Budiarto, Siswanto Kepala BMKG Siswanto, perwakilan BPKS Azwar dan Kabandara Rambele Faisal, melihat langsung aktifitas disana.

“Benar saya bersama rekan-rekan dari Sabang mengunjungi Bandara Rembele, Bener Meriah, tujuan untuk mengetahui secara langsung perkembangan dan suasana Bandar Udara Rembele dalam Pandemi Covid-19” kata Danlanud. Kepada atjehdaily.id, Minggu 1 November 2020

BACA..  Ketua IKADIN Aceh Gugat Bank Mandiri, BCA dan BRI

Selain itu, lanjut Letkol Dariyanto, kunjungan  itu untuk studi banding ke Bandar Udara Rembele, melihat, mengaplikasikan, apa dan bagaimana bisa beroperasi optimal.

“Bandar Udara ini telah dibangun pada tahun 2000 dan mulai beroperasi sejak tahun 2004, selain itu bndara ini telah dilakukan pengembangan pembangunan untuk memenuhi standar penerbangan. Serta telah diresmikan oleh presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo,” jelas Danlanud.

Tujuan studi banding ini, tak lain program jangka panjang dalam pengembangan penerbangan perintis, terutama untuk penerbangan Kargo. Hal ini dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi Aceh, khususnya daerah daratan tinggi, Bener Meriah dan sekitarnya.

BACA..  Rumah Baca Lentera Raih Penghargaan Delapan Terbaik Nasional 2020

Kecuali itu, Kota Sabang sendiri merupakan kawasan pelabuhan yang menjadi pintu gerbang ekspor import barang, termasuk komoditi yang ada di Aceh, khususnya dari daratan Tinggi Gayo.

“Sehingga, kedua daerah ini menimbulkan multi efek yang sangat optimal. Selain membutuhkan alat transportasi udara untuk memasarkan hasil bumi, seperti kopi berkualitas yang ada disini, sedangkan Sabang sebagai daerah penghasil ikan yang melimpah,” katanya.

BACA..  Rumah Baca Lentera Raih Penghargaan Delapan Terbaik Nasional 2020

Danlanud berharap kedepannya; Bandar Udara Rembele nantinya ingin menambah panjang Runway, agar dapat mendaratkan pesawat berbadan besar.

Penambahan tersebut dilakukan untuk penerbangan Kargo dari dan ke Bandara Maimun Saleh Sabang, yang akan dibuka kembali maskapai penerbangannya.

“Alhamdulilah nanti kedepannya apabila Bandar Udara Maimun Saleh sudah mulai aktif kita bisa rencaakan untuk penerbangan Kargo seperti Bandara Rembele, karena kita ketahui bersama Sabang sangat kaya dengan hasil lautnya,” Pungkasnya. (*)