Pemko Sabang dan Unsyiah Teken MoU Bidang Pengembangan SDM

oleh -111 views

Banda Aceh (ADC)- Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan Pemerintah Kota Sabang, sepakat menjalin kerja sama di bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Hal itu ditandai, dengan penandatangan nota kesepahaman antara Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, dan Walikota Sabang, Nazaruddin, S.I.Kom di Gedung Rektorat Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh, Selasa 30 April 2019 pagi.

Dalam sambutannya Prof. Samsul Rizal mengatakan, Sabang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Tetapi sayangnya, saat ini potensi tersebut belum digarap dengan maksimal.

“Salah satu penyebabnya adalah, karena terbatasnya sumber daya manusia. Untuk itu, Unsyiah dan Pemerintah Kota Sabang bertekad untuk bersama-sama mendorong percepatan pengembangan sumber daya manusia, agar Sabang semakin berkembang,” ujarnya.

Salah satunya dengan memilih Sabang sebagai lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Unsyiah yang dijadwalkan akan berlangsung pada pertengahan tahun ini.

“Kita bisa membangun infrastruktur dengan cepat, tapi membangun karakter manusia membutuhkan waktu yang lama,” kata Samsul Rizal.

Ia juga menambahkan, nantinya para mahasiswa akan disebarkan di 18 kampung di Kota Sabang, dan mereka akan fokus mendidik anak-anak.

BACA..  Buka Rapat, Ketua DPRA: Dinamika Dalam Pembahasan Jadi Referensi

Menurut Rektor, usia produktif anak-anak merupakan waktu yang tepat untuk membentuk dan membangun karakter. Manfaat ini akan dirasakan beberapa tahun ke depan, Sabang akan memiliki generasi dan SDM mumpuni dalam membangun kotanya.

“Setiap bulannnya kita akan mengganti mahasiswa untuk mendidik anak-anak Sabang. Manfaat ini akan terasa beberapa tahun kemudian, sehingga membawa perubahan lebih baik bagi Sabang,” tutup Rektor Unsyiah.

Sementara itu, Nazaruddin atau yang akrab disapa Tengku Agam, menyambut baik dan mengapresiasi program dari Unsyiah. Langkah ini sesuai dengan semangat Pemerintah Kota Sabang yang saat ini fokus membangun SDM melalui bidang pendidikan.

Menurutnya, salah satu faktor penting menggerakan ekonomi adalah, melalui pendidikan, karena dengan pendidikan yang baik dapat melahirkan SDM yang matang dan handal. Sehingga Sabang dapat bangkit dari ketertinggalannya.

“Pemerintah Kota Sabang tidak dapat bekerja sendiri, tentu harus belajar dari guru-guru di Unsyiah agar Sabang menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Ia juga mengatakan, selain peningkatan SDM, kerja sama ini juga fokus pada bidang penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta inovasi daerah.

“Kedepannya, Sabang akan fokus dalam pembangunan pariwisata dan infrastruktur, sebagai pendukung penggerakan ekonomi. Maka dari itu, sangat dibutuhkan pengembangan SDM yang memadai untuk mewujudkan hal tersebut,” tutup Wali Kota Sabang.  (Jalal)