Anggota PWI Sabang Selesai Divaksinasi Sinovac Tahap Pertama

oleh -32 views

example banner

Sabang (AD) – Para pekerja pers yang tergabung dalam organisasi profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sabang, selesai menjalani vaksinasi anti virus Covid-19, yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemko) Sabang, Rabu (31/03/21) di Aula.Lantai IV kantor Wali Kota Sabang.

Para wartawan yang bekerja diberbagai media baik lokal maupun nasional itu, turut melakukan vaksinasi atas prakasa Wali Kota Sabang Nazaruddin, S.I.Kom.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sabang Hendra Handayan, usai disuntik anti virus Sinovac kepada media ini mengatakan, dengan telah dilakukan vaksin tahap pertama berarti rekan-rekan wartawan sudah memiliki surat dan kartu awal sebagai bukti bahwa telah divaksin.

BACA..  Kegiatan Posyandu di Masa Pandemi Covid-19

“Meskipun ini tahap pertama kita divaksinasi namun, kita telah memegang surat dan kartu tanda telah dilakukan vaksin oleh petugas pemerintah yang resmi, maka tinggal menunggu vaksinasi berikutnya atau tahap kedua”, kata Hendra.

Hendra menjelaskan, tahap pertama vaksinasi yang dimotori Kabag Humas Pemko.Sabang, diikuti 8 orang anggota PWI selebihnya tidak bisa hadir dikarenakan ada tugas dan keperluan lainnya.

Dengan selesai divaksin tahap pertama tinggal menunggu pelaksanaan vaksin tahap kedua, menurut kabar akan digelar pada tanggal 28 April 2021 mendatang, yang juga diprakasai langsung oleh Wali Kota Sabang.

Nantinya lanjut Hendra, setelah selesai vaksinasi tahap kedua maka selesai lah suntik anti virus Covid-19, dengan bukti pihak penyelenggara akan mengeluarkan sertifikat bukti sah dan legal.

Sertifikat tersebut sangat penting bagi pekerja terutama wartawan, karena seorang jurnalis kerap bertatap muka dengan banyak orang dan bergantian. Kemudian, seorang wartawan juga tugas dari satu daerah ke daerah lainnya, jadi sertifikat itu harus dimiliki oleh setiap wartawan.

BACA..  Kegiatan Posyandu di Masa Pandemi Covid-19

“Saya katakan bahwa seorang wartawan harus memegang sertifikat vaksin yang dikeluarkan pemerintah, jika tidak kedepan nanti tidak bisa pergi kemana-mana kalau pemerintah menerapkan aturan kewajiban memiliki keterangan vaksin, maka vaksin itu wajib bagi seorang wartawan”, jelasnya.(Jalaluddin Zky).